KLIKINAJA – Buka puasa sering menjadi momen pelampiasan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Tak sedikit yang akhirnya mengonsumsi makanan berlebihan, terutama gorengan dan minuman manis. Dampaknya terlihat jelas di akhir Ramadan: berat badan justru naik.
Padahal, puasa bisa menjadi kesempatan memperbaiki pola makan. Dengan memilih menu buka puasa rendah kalori dan tetap bergizi, tubuh memperoleh energi yang cukup tanpa kelebihan asupan lemak dan gula. Pengaturan jenis makanan dan porsi menjadi kunci utama.
Strategi Sehat Memulai Buka Puasa
Ahli gizi menganjurkan berbuka dengan makanan ringan yang mudah di cerna. Kurma dan air putih menjadi pilihan klasik yang tetap relevan karena mampu mengembalikan kadar gula darah secara perlahan sekaligus mengganti cairan tubuh.
Setelah itu, beri jeda sebelum menyantap makanan utama. Pola ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan mencegah makan berlebihan. Menu utama sebaiknya mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
10 Rekomendasi Menu Buka Puasa Rendah Kalori
1. Kurma dan Air Putih
Cukup satu hingga tiga butir kurma untuk mengisi energi awal, di sertai air putih guna mencegah dehidrasi.
2. Sup Ayam Bening
Tanpa santan dan minim minyak, sup ayam dengan tambahan wortel dan buncis memberi asupan serat sekaligus protein.
3. Salad Sayur dengan Dada Ayam Panggang
Perpaduan selada, tomat, dan timun dengan ayam tanpa kulit menciptakan hidangan segar yang rendah lemak.
4. Pepes Ikan
Ikan kukus berbumbu rempah dalam daun pisang menjaga kandungan protein tetap tinggi tanpa tambahan minyak.
5. Tahu dan Tempe Kukus
Sumber protein nabati yang lebih sehat saat tidak digoreng. Sajikan dengan sambal tomat segar agar tetap nikmat.
6. Tumis Brokoli dan Wortel Minim Minyak
Sayuran hijau kaya serat membantu rasa kenyang lebih lama. Gunakan teknik tumis air untuk mengurangi kalori.
7. Oatmeal Hangat dengan Buah
Karbohidrat kompleks dalam oat di lepas perlahan oleh tubuh, sehingga energi lebih stabil hingga malam.
8. Smoothie Buah Tanpa Gula Tambahan
Blender buah segar dengan yogurt rendah lemak, tanpa susu kental manis agar kadar gula tetap terjaga.
9. Nasi Merah dan Ayam Panggang
Nasi merah membantu menjaga gula darah tetap stabil. Padukan dengan ayam panggang tanpa kulit.
10. Sup Kacang Merah
Kaya serat dan protein nabati, menu ini membuat kenyang lebih lama serta mendukung metabolisme.
Mengontrol porsi sama pentingnya dengan memilih menu sehat. Makan dalam jumlah wajar, menghindari minuman tinggi gula, serta tidak langsung menyantap makanan berat dalam satu waktu membantu menjaga berat badan tetap stabil.
Ramadan bisa menjadi momentum membangun kebiasaan makan yang lebih disiplin. Jika di jalani dengan pola yang tepat, bukan tidak mungkin berat badan justru lebih terkontrol setelah satu bulan berpuasa.(Tim)









