Puluhan Ribu Kepesertaan BPJS di Bungo Dihentikan Awal 2026, Ini Penjelasan Pemda

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, BUNGO – Awal tahun 2026 membawa kabar berat bagi warga Kabupaten Bungo. Pemerintah daerah memastikan sekitar 65 ribu penduduk yang sebelumnya menikmati jaminan kesehatan gratis kini tak lagi tercatat sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan yang di tanggung pemerintah.

Kebijakan ini muncul seiring penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah. Konsekuensinya, pemerintah kabupaten harus memangkas jumlah penerima bantuan iuran jaminan kesehatan agar belanja daerah tetap terkendali.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bungo, Ardani, memaparkan bahwa data kepesertaan mengalami penyusutan tajam. Dari semula lebih dari 100 ribu jiwa, kini hanya sekitar 35 ribu warga yang masih dibiayai melalui APBD.

“Selisih itulah yang membuat puluhan ribu warga harus keluar dari skema jaminan kesehatan daerah,” ujarnya.

Faktor Desil dan Penyesuaian Data Kesejahteraan

Penonaktifan tersebut tidak di lepas begitu saja tanpa dasar. Ardani menyebutkan, pemutakhiran data kesejahteraan nasional berbasis desil menjadi rujukan utama. Warga yang masuk kelompok desil 6 hingga desil 10 di anggap telah berada di atas batas penerima bantuan sosial kesehatan.

Baca Juga :  Ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, 54 Orang Terluka

Skema ini berlaku menyeluruh, baik untuk peserta BPJS PBI yang dibiayai APBN maupun jaminan kesehatan daerah. Pemerintah daerah hanya menjalankan kebijakan sesuai regulasi dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Dampaknya terasa cepat. Kantor Dinas Sosial di padati warga yang datang mempertanyakan status kepesertaan mereka. Banyak yang baru mengetahui kartu BPJS tidak aktif saat hendak mengakses layanan kesehatan.

Di sisi lain, kebijakan desil kerap menimbulkan persoalan di lapangan. Perubahan kondisi ekonomi warga tidak selalu tercatat cepat dalam sistem. Hal inilah yang membuat sebagian masyarakat merasa data yang di gunakan belum sepenuhnya mencerminkan keadaan riil.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Jalani Pemeriksaan Interim LKPD 2025 oleh BPK Jambi

Opsi Koreksi Data dan Solusi Sementara

Pemerintah daerah membuka jalur pengajuan perbaikan data bagi warga yang merasa keberatan. Proses ini di lakukan melalui operator desa atau kelurahan untuk diteruskan ke sistem pendataan nasional.

Ardani mengingatkan, tahapan tersebut membutuhkan waktu cukup panjang, berkisar tiga hingga empat bulan.

“Sambil menunggu hasil pemutakhiran data, warga yang membutuhkan layanan medis mendesak di sarankan beralih ke BPJS Mandiri,” tutupnya.

Skema ini memungkinkan kepesertaan aktif di hari yang sama dengan iuran sekitar Rp35 ribu per orang per bulan, menyesuaikan jumlah anggota keluarga.

Pemkab Bungo berharap pemerintah pusat memberi ruang kebijakan lanjutan, baik melalui tambahan anggaran maupun skema afirmatif. Harapan itu di arahkan agar kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, meski di tengah tekanan fiskal yang belum sepenuhnya pulih.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026
Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh
Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
BMKG Prediksi Hujan di Jambi Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Lebat
Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan
Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah
Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:00 WIB

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan di Jambi Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Lebat

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Antam 21 Maret 2026 Stabil di Rp2,89 Juta

Sabtu, 21 Mar 2026 - 12:00 WIB

Game

Kode Redeem FC Mobile 21 Maret 2026, Klaim Gems Gratis

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:00 WIB

Bisnis

Link DANA Kaget Lebaran 2026, Cara Klaim Saldo Gratis

Sabtu, 21 Mar 2026 - 09:00 WIB

Daerah

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 08:00 WIB