Dana Nasabah Bank Jambi Dibobol, Rp19 Miliar Terlacak ke Crypto dan Dua Bank

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Kasus dugaan pembobolan rekening nasabah di Bank Jambi masih terus diproses aparat kepolisian. Penanganan perkara ini kini berada di tangan Subdit II Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi.

Penyidik tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tindak pidana siber tersebut, tetapi juga melibatkan audit forensik untuk menelusuri aliran dana yang di duga di salahgunakan. Proses audit di lakukan dengan meneliti secara detail catatan transaksi keuangan guna mengetahui bagaimana dana nasabah bisa berpindah ke berbagai rekening.

Dari hasil sementara, kasus ini di duga berdampak pada sekitar 6.000 rekening nasabah. Nilai kerugian yang ditimbulkan di perkirakan mencapai Rp143 miliar, sehingga penyelidikan di lakukan secara menyeluruh untuk memastikan sumber kebocoran serta jalur aliran dana.

Serangan siber terhadap sistem perbankan memang menjadi ancaman yang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Modus yang digunakan pelaku umumnya memanfaatkan celah keamanan digital atau akses ilegal terhadap sistem transaksi. Karena itu, investigasi forensik digital menjadi langkah penting untuk menelusuri aktivitas transaksi yang mencurigakan.

Rp19 Miliar Sudah Terlacak

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan kasus tersebut. Berdasarkan laporan yang di terimanya, sebagian dana yang sempat hilang telah berhasil terdeteksi.

Ia menyebut sekitar Rp19 miliar dari total dana yang di duga dibobol telah di ketahui keberadaannya.

Baca Juga :  Link Grup Telegram Viral 2025 yang Banyak Diburu

“Sudah terdeteksi sekitar Rp19 miliar. Ada yang masuk ke mata uang kripto, ada juga yang mengalir ke Bank Permata dan Bank Sahabat Sampoerna,” ujar Al Haris saat memberikan keterangan, Senin malam (9/3/2026).

Temuan tersebut menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri jalur transaksi yang dibgunakan pelaku. Dana yang berpindah ke aset kripto maupun lembaga perbankan lain kini sedang di lacak lebih lanjut agar dapat di tarik kembali.

Koordinasi dengan BI dan OJK

Untuk mempercepat pemulihan dana, Pemerintah Provinsi Jambi telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua lembaga itu di harapkan membantu proses penelusuran sekaligus penarikan dana yang sudah terdeteksi.

Langkah ini di nilai penting agar kerugian yang di alami bank daerah tersebut dapat di tekan.

“Kami berharap dana yang sudah terdeteksi itu bisa segera di tarik kembali ke Bank Jambi sehingga kerugiannya tidak terlalu besar. Saat ini prosesnya masih berjalan,” kata Al Haris.

Koordinasi dengan regulator keuangan juga di perlukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai prosedur perbankan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap stabilitas layanan.

Masyarakat Di minta Tidak Panik

Di tengah penyelidikan yang berlangsung, Al Haris meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kekhawatiran berlebihan.

Ia mengakui sebagian nasabah sempat merasa cemas dan mempertimbangkan menarik dana mereka. Pemerintah daerah pun meminta kepala daerah di kabupaten dan kota untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi bank tersebut.

Baca Juga :  Al Haris Serahkan Bantuan Jambi untuk Korban Bencana Aceh

“Kami berharap bupati dan wali kota dapat menyampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi Bank Jambi tetap baik. Ini memang musibah serangan siber, tetapi dana masyarakat terus di upayakan agar tidak mengalami kerugian,” ujarnya.

Pemerintah daerah menilai kepercayaan publik sangat penting bagi keberlangsungan bank daerah, sehingga informasi yang akurat perlu terus di sampaikan agar tidak memicu kepanikan.

Layanan Digital Masih Di pulihkan

Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Jambi Zulfikar mengatakan pihak bank mengikuti seluruh proses audit forensik yang sedang di lakukan oleh otoritas.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan mengidentifikasi celah keamanan sekaligus memperkuat sistem digital agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami mengikuti proses assessment dari otoritas. Harapannya dalam waktu dekat layanan digital Bank Jambi bisa kembali aktif seperti biasa,” kata Zulfikar.

Sebelumnya, Bank Jambi di laporkan mengalami gangguan layanan setelah dugaan serangan hacker terdeteksi. Sebagai langkah pengamanan, akses Mobile Banking dan layanan ATM sempat di blokir sementara.

Selama masa pemulihan sistem, transaksi nasabah hanya dapat di layani secara manual melalui kantor bank. Pihak bank menyatakan pemulihan layanan digital akan di lakukan setelah sistem keamanan di pastikan aman dan stabil.(Tim)

Berita Terkait

Wako Alfin Sidak Dinas Kesehatan Sungai Penuh, Tekankan Disiplin Selama Ramadan
74 Persen Jalan Kabupaten Muaro Jambi Belum Mantap, PUPR Siapkan Workshop Perbaikan
Gaji PPPK Paruh Waktu Kerinci Dicairkan, Ribuan Pegawai Terima Hak Tiga Bulan
Bupati Tebo Temui Kemendagri, Bahas Strategi Perkuat Keuangan Daerah
Posko Pengaduan THR Jambi Dibuka, Pekerja Bisa Laporkan Perusahaan Nakal
Wawako Azhar Hamzah Tinjau Longsor Jalan Puncak KM 4 Sungai Penuh
Daftar Pejabat Rejang Lebong Terjaring OTT KPK, Bupati dan Wabup Dibawa ke Jakarta
7.397 Keluarga Sungai Penuh Terima Bantuan Beras dan Minyak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:00 WIB

Wako Alfin Sidak Dinas Kesehatan Sungai Penuh, Tekankan Disiplin Selama Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dana Nasabah Bank Jambi Dibobol, Rp19 Miliar Terlacak ke Crypto dan Dua Bank

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:00 WIB

74 Persen Jalan Kabupaten Muaro Jambi Belum Mantap, PUPR Siapkan Workshop Perbaikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:00 WIB

Bupati Tebo Temui Kemendagri, Bahas Strategi Perkuat Keuangan Daerah

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:00 WIB

Posko Pengaduan THR Jambi Dibuka, Pekerja Bisa Laporkan Perusahaan Nakal

Berita Terbaru