KLIKINAJA.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami penurunan tipis pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026. Berdasarkan pembaruan di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini berada di angka Rp3.042.000 per gram, turun Rp5.000 di bandingkan harga sebelumnya yang sempat berada di level Rp3.047.000 per gram.
Pergerakan harga ini juga di ikuti oleh turunnya nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam. Pada hari yang sama, harga buyback tercatat berada di Rp2.804.000 per gram, lebih rendah dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp2.847.000 per gram.
Perubahan harga emas Antam memang kerap terjadi setiap hari. Fluktuasi tersebut di pengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergerakan harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga dinamika pasar komoditas dunia.
Ketentuan Pajak Transaksi Emas
Transaksi jual beli emas batangan di Indonesia juga di atur oleh ketentuan perpajakan. Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017 yang mengatur pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 untuk pembelian emas batangan.
Bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pajak yang dikenakan sebesar 0,45 persen dari nilai transaksi. Sementara pembeli yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif 0,9 persen. Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong pajak sebagai bagian dari administrasi perpajakan.
Ketentuan berbeda berlaku bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk. Untuk transaksi di atas Rp10 juta, penjual di kenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Nilai pajak tersebut langsung di potong dari total harga buyback yang diterima penjual.
Rincian Harga Emas Antam Berdasarkan Gramasi
Berikut daftar harga emas batangan Antam terbaru berdasarkan pecahan berat yang tercatat di laman Logam Mulia:
Daftar harga tersebut merupakan acuan resmi dari situs Logam Mulia Antam dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Emas Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Meski mengalami fluktuasi harian, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak di minati masyarakat. Logam mulia ini di kenal memiliki karakter sebagai safe haven, yakni aset yang cenderung stabil ketika kondisi ekonomi global tidak menentu.
Banyak investor memilih emas sebagai sarana menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Selain mudah di perjualbelikan, emas juga relatif tahan terhadap inflasi di bandingkan beberapa instrumen investasi lainnya.









