KLIKINAJA.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi memulai program Rumah Singgah Lansia Juara, sebuah fasilitas yang di rancang untuk meningkatkan pelayanan dan perhatian terhadap warga lanjut usia. Program ini di luncurkan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin dalam kegiatan kick off yang digelar pada Jumat (13/3/2026) kemarin.
Peresmian tersebut di hadiri berbagai unsur pemerintahan daerah dan lembaga terkait. Tampak hadir Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, perwakilan Forkopimda dari Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, serta jajaran kepala perangkat daerah, camat, dan pejabat di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.
Acara ini juga di hadiri Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin serta pimpinan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh. Kerja sama ini menjadi fondasi dalam pengelolaan serta pengembangan fasilitas Rumah Singgah Lansia Juara agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Wali Kota Alfin kemudian menyerahkan secara simbolis kunci rumah singgah sebagai tanda di mulainya operasional fasilitas tersebut. Setelah prosesi tersebut, rombongan meninjau sejumlah ruangan di rumah singgah serta menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia yang hadir.
“Rumah singgah ini disiapkan bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga ruang yang memberikan pelayanan nyata bagi para lansia,” ujar Alfin saat memberikan sambutan.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Lansia
Menurut Alfin, keberadaan Rumah Singgah Lansia Juara merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok usia lanjut yang membutuhkan perhatian khusus.
Ia menjelaskan, fasilitas ini di rancang agar para lansia tetap memiliki ruang untuk berinteraksi dan menjalani aktivitas yang bermanfaat.
“Di tempat ini para lansia bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin, pembinaan spiritual, dukungan sosial, hingga kegiatan rekreatif yang membuat mereka tetap aktif,” katanya.
Alfin juga menekankan bahwa program ini tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga sosial menjadi kunci agar pelayanan bagi lansia semakin luas jangkauannya.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, serta Tim Penggerak PKK terus terjaga sehingga pelayanan kepada lansia bisa lebih maksimal,” ucapnya.
Di akhir kegiatan, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap orang tua dan lansia di lingkungan sekitar.
“Tidak boleh ada orang tua yang merasa sendirian. Mereka harus tetap merasakan perhatian dan kasih sayang dari keluarga maupun masyarakat,” tutur Alfin.
Program Rumah Singgah Lansia Juara
menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat layanan sosial bagi kelompok rentan. Fasilitas ini di harapkan menjadi tempat yang nyaman bagi para lansia untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan suasana yang lebih hangat dan penuh perhatian.
Secara nasional, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk menyiapkan program yang mampu mendukung kesehatan, kesejahteraan, serta aktivitas sosial para lansia.
Rumah singgah seperti yang di kembangkan di Sungai Penuh di nilai dapat menjadi solusi komunitas bagi lansia, karena menghadirkan ruang interaksi sosial, layanan kesehatan dasar, serta kegiatan yang menjaga kesehatan mental dan fisik. Pendekatan ini juga membantu mengurangi risiko isolasi sosial yang sering di alami kelompok usia lanjut.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap para lansia dapat menikmati masa tua dengan kondisi yang lebih sehat, aktif, dan bahagia. Kehadiran fasilitas tersebut juga di harapkan menumbuhkan budaya kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Tim)









