Bolehkah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Cara Membersihkannya dengan Benar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Kurma di kenal sebagai salah satu buah yang paling sering hadir di meja makan, terutama ketika bulan Ramadhan tiba. Rasanya manis alami dan kandungan nutrisinya cukup tinggi, sehingga banyak orang menjadikannya makanan pertama saat berbuka puasa.

Di balik popularitasnya, masih ada pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat: apakah kurma perlu dicuci sebelum di konsumsi?

Pertanyaan ini muncul karena sebagian orang menganggap kurma yang di jual di toko atau supermarket sudah bersih. Sementara yang lain memilih mencucinya terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel.

Kurma Sebaiknya Di cuci Sebelum Di konsumsi

Pada dasarnya, kurma boleh dan bahkan di anjurkan untuk dicuci sebelum di makan. Meski terlihat bersih saat di pajang di toko, perjalanan buah ini dari kebun hingga sampai ke tangan konsumen cukup panjang.

Kurma umumnya di panen di negara-negara Timur Tengah, lalu melalui proses penyortiran, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi ke berbagai negara. Selama proses tersebut, tidak menutup kemungkinan ada debu atau partikel kecil yang menempel di permukaan buah.

Permukaan kurma yang cenderung lengket juga membuat kotoran mudah menempel. Karena itu, membilasnya dengan air bersih menjadi langkah sederhana untuk memastikan buah tetap higienis sebelum di konsumsi.

Baca Juga :  Otoritas Bandara Madinah Amankan 100 Slop Rokok dari Koper Jemaah Haji Indonesia

Di sisi lain, kebiasaan mencuci buah sebelum di makan memang di anjurkan dalam prinsip keamanan pangan. Hal ini bertujuan mengurangi potensi kontaminasi dari debu, bakteri, maupun sisa kotoran yang mungkin terbawa selama proses distribusi.

Cara Membersihkan Kurma yang Benar

Agar kurma tetap bersih tanpa merusak teksturnya, ada beberapa cara mudah yang bisa di lakukan saat membersihkannya.

1. Gunakan air mengalir

Letakkan kurma di dalam saringan, lalu bilas dengan air mengalir selama beberapa detik. Cara ini cukup efektif untuk mengangkat debu atau kotoran yang menempel di kulit buah.

2. Jangan merendam terlalu lama

Kurma memiliki tekstur lembut dan kandungan gula alami yang tinggi. Jika di rendam terlalu lama, buah ini bisa menjadi terlalu lembek dan rasanya berubah. Jika ingin merendamnya, cukup sebentar saja.

3. Tiriskan hingga kering

Setelah di bilas, tiriskan kurma hingga airnya tidak lagi menetes. Kurma yang terlalu basah bisa cepat rusak jika di simpan.

Baca Juga :  Sunnah Berbuka Puasa, Kurma dan Air Jadi Pilihan Utama

4. Simpan dalam wadah bersih

Apabila tidak langsung di makan, kurma yang sudah di cuci sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup. Tempat penyimpanan yang bersih membantu menjaga kualitas buah tetap baik.

Tidak Semua Kurma Harus Dicuci?

Beberapa jenis kurma yang di jual dalam kemasan premium biasanya sudah melewati proses pembersihan dan pengemasan yang cukup higienis. Produk seperti ini umumnya siap dikonsumsi langsung.

Meski begitu, banyak orang tetap memilih membilasnya sebentar dengan air sebagai langkah tambahan untuk memastikan kebersihannya. Cara ini tidak akan merusak kualitas kurma selama tidak dilakukan terlalu lama.

Kurma sendiri memiliki nilai gizi yang cukup baik bagi tubuh. Buah ini mengandung serat, kalium, magnesium, serta gula alami yang dapat membantu mengembalikan energi dengan cepat setelah seharian berpuasa. Tidak heran jika kurma kerap di rekomendasikan sebagai menu pembuka saat berbuka.

Dengan membersihkannya secara tepat, kurma tetap dapat di nikmati dalam kondisi segar dan higienis. Langkah sederhana ini membantu memastikan makanan yang di konsumsi tetap aman dan nyaman di santap bersama keluarga.(Tim)

Berita Terkait

Fitur Keamanan Baru Meta di WhatsApp, Facebook, dan Messenger Tangkal Penipuan
7 Ciri Kepribadian yang Sering Dimiliki Orang Sukses
BPJS Kesehatan Aktif Berapa Hari Setelah Daftar? Ini Penjelasan Resminya
Google Bisa Rekam Aktivitas Pengguna 24 Jam, Begini Cara Kerjanya
Cara Pindah BPJS Mandiri ke BPJS Gratis (PBI) 2026, Ini Syarat dan Prosedurnya
6 Cara Cek KIS Aktif atau Tidak Secara Online dan Offline
Investor Asing Serbu Pasar Saham Indonesia, Net Buy Rp3,44 Triliun Saat IHSG Melemah
Syarat Perpanjangan SIM C 2026: Dokumen, Tes Kesehatan, dan Prosedur Lengkap
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

Bolehkah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Cara Membersihkannya dengan Benar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Fitur Keamanan Baru Meta di WhatsApp, Facebook, dan Messenger Tangkal Penipuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:35 WIB

7 Ciri Kepribadian yang Sering Dimiliki Orang Sukses

Senin, 9 Maret 2026 - 20:17 WIB

BPJS Kesehatan Aktif Berapa Hari Setelah Daftar? Ini Penjelasan Resminya

Senin, 9 Maret 2026 - 12:00 WIB

Google Bisa Rekam Aktivitas Pengguna 24 Jam, Begini Cara Kerjanya

Berita Terbaru

Daerah

Gubernur Al Haris Lepas 198 Peserta Mudik Gratis dari Jambi

Minggu, 15 Mar 2026 - 14:00 WIB