KLIKINAJA.COM – Pemudik yang melintasi wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci di minta meningkatkan kewaspadaan menyusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu potensi longsor di sejumlah ruas jalan utama yang kerap di lalui kendaraan.
Jalur Rawan Longsor Jadi Perhatian
Beberapa jalur yang menjadi perhatian serius yakni ruas Muaro Hemat–Merangin di Kabupaten Kerinci serta jalur Sungai Penuh–Tapan. Kedua jalur ini di kenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap longsor, terutama saat curah hujan meningkat.
Di sepanjang jalur tersebut, pengendara akan melewati tebing curam dan lereng perbukitan dengan struktur tanah yang mudah bergerak. Saat hujan turun dalam durasi panjang, tanah menjadi jenuh air dan berisiko runtuh sewaktu-waktu, bahkan tanpa tanda awal yang jelas.
Situasi ini membuat pemudik di minta tidak lengah. Pengendara di imbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari perjalanan saat hujan deras masih berlangsung, terutama pada malam hari.
Warga sekitar juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian. Asri warga Kerinci, menyebut jalur Muaro Hemat sering mengalami longsor ketika hujan tidak berhenti dalam waktu lama. Ia menggambarkan kondisi tanah yang mudah lepas dan berpotensi menutup badan jalan secara tiba-tiba.
Faktor Geografis dan Imbauan Keselamatan
Hal senada di sampaikan Daulani warga Sungai Penuh. Ia menilai jalur Sungai Penuh–Tapan termasuk yang paling berisiko karena banyak titik rawan di sepanjang lintasan. Menurutnya, lebih aman menunda perjalanan di banding mengambil risiko di tengah cuaca buruk.
Selain faktor hujan, kondisi geografis menjadi penyebab utama tingginya potensi longsor di wilayah ini. Kerinci dan Sungai Penuh berada di kawasan perbukitan dengan kemiringan lereng yang cukup tajam. Ketika intensitas hujan tinggi, daya ikat tanah melemah sehingga memicu pergerakan tanah dan batu.
Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian longsor di dua jalur tersebut kerap menyebabkan gangguan lalu lintas, bahkan sempat memutus akses sementara. Hal ini membuat jalur tersebut selalu masuk dalam kategori titik rawan saat musim hujan.
Pemudik di sarankan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Mengecek kondisi kendaraan, memantau informasi cuaca, serta memastikan rute perjalanan aman menjadi langkah penting sebelum berangkat.
Pihak terkait di harapkan terus meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan di titik rawan longsor. Kehadiran petugas di lapangan serta informasi kondisi jalan secara berkala di nilai penting untuk membantu pengendara mengambil keputusan saat di perjalanan.
Di tengah kondisi cuaca yang belum stabil, kewaspadaan menjadi hal utama. Bagi pemudik yang melintasi Kerinci dan Sungai Penuh, keselamatan harus menjadi prioritas di banding kecepatan sampai tujuan.(Tim)









