Zombie ZIP, Modus Baru Malware yang Sulit Terdeteksi Antivirus

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Dunia keamanan siber kembali di hadapkan pada teknik baru yang berpotensi membingungkan banyak sistem perlindungan digital. Para peneliti mengungkap metode bernama Zombie ZIP, yakni cara menyembunyikan malware di dalam file ZIP yang sengaja di buat tampak rusak.

Metode ini mulai menjadi perhatian karena memungkinkan file berbahaya lolos dari pemindaian antivirus. Bagi pengguna awam, file tersebut terlihat tidak bisa di buka atau rusak. Namun di balik itu, ancaman justru tersembunyi rapi.

Manipulasi Header Jadi Kunci

Cara kerja Zombie ZIP berpusat pada manipulasi bagian header file ZIP. Header sendiri berfungsi sebagai “petunjuk” bagi aplikasi untuk membaca isi arsip, termasuk metode kompresi yang di gunakan.

Dalam teknik ini, pelaku sengaja merusak informasi metode kompresi pada header. Akibatnya, aplikasi populer seperti 7-Zip atau WinRAR tidak mampu mengenali format file tersebut.

Situasi ini membuat file terlihat seperti arsip rusak. Sistem antivirus pun sering melewatkannya karena menganggap tidak ada struktur data yang valid untuk dianalisis.

Padahal, isi file tetap di kompresi secara normal menggunakan algoritma Deflate teknologi lama yang masih banyak di gunakan dalam sistem ZIP hingga sekarang.

Baca Juga :  Fenomena Baru Berburu Link Grup WhatsApp, Pakar Peringatkan Ancaman Siber

Malware Tetap Aktif, Tapi Tersembunyi

Di sinilah letak bahayanya. Walau terlihat tidak bisa di akses, file Zombie ZIP sebenarnya tetap menyimpan malware aktif.

Payload berbahaya di dalamnya hanya bisa di ambil menggunakan alat khusus yang mengabaikan informasi header dan langsung membaca data mentah. Ini membuat file tersebut seolah aman di permukaan, tetapi berbahaya saat di proses dengan teknik tertentu.

Dalam pengujian awal, metode ini di sebut mampu melewati sekitar 98% mesin antivirus di platform VirusTotal. Beberapa nama besar seperti Bitdefender, Kaspersky, hingga Microsoft Defender di laporkan belum mendeteksi ancaman tersebut pada tahap awal uji coba.

Di perdebatkan, Tapi Tetap Perlu Di waspadai

Meski terdengar serius, sebagian pakar keamanan menilai Zombie ZIP tidak sepenuhnya merupakan ancaman baru. Mereka membandingkannya dengan file ZIP yang di lindungi kata sandi, yang juga sulit dipindai oleh antivirus.

Namun, peneliti dari CERT Coordination Center di Carnegie Mellon University menilai pendekatan ini tetap perlu di perhatikan. Mereka menyebut ada alat tertentu yang mampu membaca dan mengekstrak isi file yang telah di modifikasi tersebut.

Baca Juga :  AI Claude Opus 4.6 Bongkar Bug Program Apple II Berusia 40 Tahun

Para peneliti juga mendorong pengembang antivirus untuk meningkatkan metode deteksi, tidak hanya bergantung pada metadata, tetapi juga menganalisis struktur data lebih dalam.

Imbauan untuk Pengguna

Munculnya teknik seperti Zombie ZIP menjadi pengingat bahwa ancaman digital tidak selalu terlihat jelas. Bahkan file yang tampak rusak bisa saja menyimpan risiko.

Pengguna di sarankan untuk lebih selektif saat mengunduh file, terutama dari sumber yang tidak di kenal. Jangan langsung percaya hanya karena file terlihat tidak bisa di buka.

Sebagai langkah pencegahan:

Hindari membuka file ZIP dari sumber mencurigakan

Pastikan antivirus selalu dalam kondisi terbaru

Waspadai file yang terlihat rusak atau tidak normal

Gunakan alat tambahan untuk analisis jika di perlukan

Di tengah meningkatnya kreativitas pelaku kejahatan siber, kewaspadaan pengguna tetap menjadi benteng pertama. Teknik seperti Zombie ZIP menunjukkan bahwa ancaman kini tidak hanya tersembunyi, tetapi juga di rancang untuk menipu sistem keamanan yang ada.(Tim)

Berita Terkait

Cara Kirim Pesan Saat WhatsApp Diblokir, Ini 3 Triknya
Waspada Penipuan APK Jelang Lebaran, BRI Minta Nasabah Lebih Hati-hati
Bocoran Ponsel Lipat Samsung Layar 7,6 Inci, Desain Lebih Lebar
AI Claude Opus 4.6 Bongkar Bug Program Apple II Berusia 40 Tahun
Instagram Hapus Enkripsi DM Mulai Mei 2026, Privasi Pesan Terancam
Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar Mijia 10,5 Kg untuk Keluarga Modern
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:00 WIB

Zombie ZIP, Modus Baru Malware yang Sulit Terdeteksi Antivirus

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:00 WIB

Cara Kirim Pesan Saat WhatsApp Diblokir, Ini 3 Triknya

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:00 WIB

Waspada Penipuan APK Jelang Lebaran, BRI Minta Nasabah Lebih Hati-hati

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:00 WIB

Bocoran Ponsel Lipat Samsung Layar 7,6 Inci, Desain Lebih Lebar

Senin, 16 Maret 2026 - 21:00 WIB

AI Claude Opus 4.6 Bongkar Bug Program Apple II Berusia 40 Tahun

Berita Terbaru

Teknologi

Zombie ZIP, Modus Baru Malware yang Sulit Terdeteksi Antivirus

Selasa, 17 Mar 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi longgsor di jalur Mudik Kerinci - Sungaipenuh

Daerah

Pemudik Diminta Waspada, Ini Jalur Rawan Longsor di Kerinci

Selasa, 17 Mar 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi Whatsapp di Blokir

Teknologi

Cara Kirim Pesan Saat WhatsApp Diblokir, Ini 3 Triknya

Selasa, 17 Mar 2026 - 20:00 WIB