KLIKINAJA.COM – Menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menghadirkan layanan pengaduan resmi guna memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar.
Layanan ini dapat di akses melalui call center di nomor 0812-666-66-11-1 yang aktif selama masa mudik. Saluran tersebut di siapkan untuk menampung berbagai laporan, mulai dari kondisi lalu lintas, gangguan di jalan, hingga persoalan ketertiban transportasi.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, mengambil langkah tambahan dengan membuka akses komunikasi lebih luas melalui nomor WhatsApp pribadinya. Upaya ini di tujukan agar setiap laporan yang masuk bisa segera di tindaklanjuti tanpa menunggu lama.
Menurut Dianda, kemudahan akses ini di harapkan membuat masyarakat tidak ragu melaporkan situasi di lapangan, terutama saat terjadi kemacetan atau hambatan perjalanan.
“Kami membuka jalur komunikasi seluas mungkin agar setiap laporan bisa cepat kami respon dan di tangani di lapangan,” jelasnya.
Respons Cepat Jadi Kunci Kelancaran Arus Mudik
Layanan pengaduan ini tidak hanya di tujukan bagi warga Kota Sungai Penuh, tetapi juga bagi para perantau yang pulang kampung dan melintasi wilayah tersebut. Dishub menilai keterlibatan masyarakat sangat membantu petugas dalam memantau kondisi lalu lintas secara real time.
Di sisi lain, meningkatnya mobilitas kendaraan saat Lebaran memang kerap memicu kepadatan di sejumlah titik rawan. Karena itu, kehadiran kanal pengaduan seperti ini menjadi bagian dari strategi untuk mempercepat koordinasi di lapangan.
Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa laporan masyarakat sering menjadi sumber informasi tercepat, terutama di wilayah yang belum terjangkau pemantauan petugas secara langsung.
“Partisipasi masyarakat sangat penting, karena informasi dari lapangan bisa membantu kami mengambil tindakan lebih cepat,” tambah Dianda.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap langkah ini mampu menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman. Dengan kolaborasi antara petugas dan masyarakat, potensi gangguan selama arus mudik bisa di minimalkan sejak dini.(Tim)









