KLIKINAJA.COM – Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Sarolangun mulai menjadi perhatian. Kepala Puskesmas Sarolangun, Muslim, mengungkapkan adanya peningkatan keluhan penyakit ringan seperti demam, batuk, dan pilek dalam beberapa hari terakhir.
Fenomena ini di sebutnya tidak lepas dari perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini. Di sisi lain, pola konsumsi masyarakat selama Ramadan juga dinilai turut memengaruhi daya tahan tubuh.
“Untuk angka pastinya masih akan kami cek. Namun yang jelas, keluhan seperti panas dan batuk pilek memang mulai sering terjadi,” ujarnya, Jumat (20/3) kemarin.
Cuaca dan Pola Makan Jadi Pemicu
Muslim menjelaskan, kondisi tubuh yang rentan di akhir Ramadan sering kali dipicu oleh kombinasi faktor lingkungan dan kebiasaan makan. Cuaca yang berubah-ubah membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit, terutama jika tidak di imbangi dengan asupan nutrisi yang baik.
Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa juga menjadi sorotan. Takjil dengan kadar gula tinggi memang cepat mengembalikan energi, namun jika di konsumsi berlebihan justru bisa berdampak pada kesehatan.
“Pola makan yang terlalu banyak mengandung gula tentu berdampak pada kesehatan. Ini yang perlu di perhatikan,” jelasnya.
Secara medis, asupan gula berlebih dapat memicu penurunan imunitas tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terserang infeksi ringan seperti flu. Kondisi ini semakin berisiko jika tidak di imbangi dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.
Imbauan Jaga Pola Konsumsi Jelang Lebaran
Memasuki fase akhir Ramadan dan mendekati Hari Raya Idulfitri, masyarakat cenderung di hadapkan pada berbagai sajian khas yang menggugah selera. Mulai dari kue kering hingga minuman manis, semuanya tersedia dalam jumlah melimpah.
Situasi ini, menurut Muslim, perlu di sikapi dengan bijak. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan, terutama yang tinggi gula dan lemak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur pola makan, apalagi menjelang Lebaran. Jangan berlebihan agar kesehatan tetap terjaga,” pungkasnya.
Menjaga keseimbangan asupan gizi, memperbanyak konsumsi air putih, serta tetap beraktivitas fisik ringan menjadi langkah sederhana yang bisa di lakukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima hingga Hari Raya tiba.(Tim)









