Puasa Syawal 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Usai menjalani ibadah Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam kini bersiap menyambut amalan sunnah yang tak kalah istimewa, yakni puasa Syawal. Ibadah ini kerap menjadi kelanjutan spiritual setelah sebulan penuh menahan diri, sekaligus momentum menjaga konsistensi ibadah.

Lalu, kapan puasa Syawal 2026 mulai di laksanakan?

Awal Puasa Syawal 2026

Puasa Syawal di mulai setelah Hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada tanggal 2 Syawal. Berdasarkan penetapan pemerintah melalui sidang isbat, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Artinya, umat Islam sudah bisa mulai menjalankan puasa Syawal sejak Minggu, 22 Maret 2026.

Di sisi lain, Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri lebih awal, yakni Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini lazim terjadi karena metode penentuan kalender hijriah yang berbeda. Meski begitu, mayoritas masyarakat Indonesia umumnya mengikuti keputusan pemerintah sebagai acuan bersama.

Jadwal Puasa Syawal 2026 Selama 6 Hari

Puasa Syawal dapat di lakukan selama enam hari di bulan Syawal. Pelaksanaannya fleksibel, bisa berturut-turut atau diselingi hari lain sesuai kemampuan.

Baca Juga :  Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Pekan, Ini Prediksi Awal Puasa Versi Resmi

Berikut jadwal jika di lakukan berurutan:

Minggu, 22 Maret 2026

Senin, 23 Maret 2026

Selasa, 24 Maret 2026

Rabu, 25 Maret 2026

Kamis, 26 Maret 2026

Jumat, 27 Maret 2026

Bagi yang memiliki kesibukan atau kondisi tertentu, puasa ini tetap sah meski tidak di jalankan secara berurutan, selama masih berada dalam bulan Syawal.

Keutamaan Puasa Syawal

Puasa Syawal di kenal memiliki pahala yang sangat besar. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menggambarkan bahwa orang yang menyempurnakan puasa Ramadan lalu menambah enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan ganjaran seperti berpuasa sepanjang tahun.

Maknanya, setiap satu kebaikan di lipat gandakan sepuluh kali. Puasa Ramadan setara dengan sepuluh bulan, sementara enam hari di Syawal melengkapi menjadi dua belas bulan atau satu tahun penuh.

Tak hanya soal pahala, puasa Syawal juga menjadi indikator kuat bahwa ibadah Ramadan meninggalkan jejak positif. Mereka yang mampu melanjutkan ibadah biasanya memiliki ritme spiritual yang terjaga, bukan hanya semangat sesaat selama Ramadan.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Perbaiki Jalan Andesit Lapangan Merdeka Jelang Sholat Idul Fitri 2026

Qadha Ramadan dan Puasa Syawal, Bisa Digabung?

Persoalan ini kerap muncul setiap tahun. Sebagian ulama memperbolehkan menggabungkan niat puasa qadha dengan puasa Syawal, terutama bagi yang memiliki keterbatasan waktu.

Namun, ada juga pandangan yang menyarankan agar keduanya di pisahkan. Alasannya, puasa qadha bersifat wajib dan memiliki prioritas tersendiri, sementara puasa Syawal adalah ibadah sunnah yang memiliki keutamaan khusus jika di lakukan secara terpisah.

Pilihan kembali pada keyakinan masing-masing, selama tetap berlandaskan pemahaman yang benar.

Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan

Puasa Syawal sering di pandang sebagai “ujian lanjutan” setelah Ramadan. Jika Ramadan menjadi momen pembentukan kebiasaan baik, maka Syawal adalah fase pembuktian.

Konsistensi ini yang membedakan antara ibadah yang bersifat musiman dan ibadah yang benar-benar membekas dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga puasa sunnah, memperbanyak amal, hingga menahan diri dari hal yang sia-sia menjadi langkah sederhana untuk mempertahankan kualitas tersebut.(Tim)

Berita Terkait

6 Buah dalam Al-Qur’an dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
Shalat Gerhana Bulan: Jadwal, Niat, dan Tata Cara Sesuai Sunnah
Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah dan Arab Saudi Berpotensi Serentak
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan, Ini Penjelasan Lengkapnya
Empat Amalan Utama Ramadhan yang Dianjurkan Ulama
Sunnah Berbuka Puasa, Kurma dan Air Jadi Pilihan Utama
Berapa Hari Lagi Ramadan 2026? Ini Doa Menyambut Bulan Suci
Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Pekan, Ini Prediksi Awal Puasa Versi Resmi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:00 WIB

Puasa Syawal 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:00 WIB

6 Buah dalam Al-Qur’an dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:04 WIB

Shalat Gerhana Bulan: Jadwal, Niat, dan Tata Cara Sesuai Sunnah

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:00 WIB

Ramadan 1447 H Ditetapkan 18 Februari 2026, Muhammadiyah dan Arab Saudi Berpotensi Serentak

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terbaru

Islami

Puasa Syawal 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Minggu, 22 Mar 2026 - 21:00 WIB

Nasional

Jadwal Masuk Kerja Usai Lebaran 2026, ASN dan Swasta WFA 3 Hari

Minggu, 22 Mar 2026 - 20:09 WIB

Nasional

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:00 WIB