KLIKINAJA.COM – Warga Desa Renah Pemetik, Kecamatan Air Hangat Timur, kembali mengangkat persoalan jalan rusak yang hingga kini belum tersentuh perbaikan. Kondisi akses yang memprihatinkan membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama dalam mobilitas harian dan distribusi hasil kebun.
Sorotan publik menguat setelah beredarnya video yang di unggah akun Facebook Wo Kito beberapa waktu yang lalu. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyuarakan kekecewaan sekaligus menagih komitmen sejumlah pejabat, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten.
Unggahan itu menyinggung janji perbaikan yang sebelumnya di sampaikan oleh Gubernur Jambi, Bupati Kerinci, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten. Warga mempertanyakan keseriusan realisasi janji tersebut yang di nilai tak kunjung terlihat di lapangan.
Reaksi warganet pun mengalir deras. Salah satu komentar menyindir kondisi jalan yang di sebut lebih cocok di jadikan jalur off-road dan touring di banding akses transportasi umum.
Sindiran Warganet dan Kekecewaan Janji Politik
Komentar lain juga menyoroti pola janji politik yang kerap muncul saat masa pemilihan. Seorang pengguna menyampaikan bahwa janji perbaikan jalan sering di gaungkan, namun pelaksanaannya berulang kali tertunda tanpa kepastian.
Kritik tersebut menggambarkan akumulasi kekecewaan masyarakat yang merasa kebutuhan dasar mereka belum menjadi prioritas. Infrastruktur jalan di wilayah pedesaan seperti Renah Pemetik masih tertinggal di banding daerah lain yang lebih mudah di jangkau.
Di sisi lain, kondisi jalan yang rusak bukan hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpengaruh pada roda ekonomi warga. Akses yang sulit membuat biaya angkut hasil pertanian meningkat, bahkan berpotensi menurunkan nilai jual karena keterlambatan distribusi.
Jika di biarkan berlarut, persoalan ini bisa memperlebar kesenjangan pembangunan antarwilayah. Perbaikan jalan seharusnya menjadi langkah awal dalam membuka akses ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat desa.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kapan perbaikan jalan tersebut akan di realisasikan. Warga berharap ada langkah nyata dalam waktu dekat, bukan sekadar janji yang terus berulang tanpa kepastian.(Tim)









