KLIKINAJA.COM – Aktivitas sejumlah kepala daerah di wilayah barat Provinsi Jambi menjadi sorotan setelah mereka berkumpul di rumah dinas Bupati Merangin, M Syukur, pada Senin (23/2). Momen tersebut cepat menarik perhatian publik karena terjadi di tengah mulai menghangatnya pembicaraan seputar kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2029.
Beberapa nama yang terlihat hadir antara lain Bupati Merangin M Syukur, Bupati Sarolangun Hurmin, Bupati Bungo Dedi Putra, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, Bupati Kerinci Monadi, hingga Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar. Deretan figur ini di kenal memiliki pengaruh kuat di daerah masing-masing, sehingga pertemuan mereka dianggap tidak lepas dari kepentingan strategis, termasuk kemungkinan membangun komunikasi politik sejak dini.
Wilayah barat Jambi selama ini di kenal memiliki jumlah pemilih yang cukup besar dan kerap menjadi penentu hasil akhir dalam pemilihan tingkat provinsi. Faktor ini membuat setiap pergerakan tokoh di kawasan tersebut sering di baca lebih dalam oleh publik, terlebih ketika melibatkan banyak kepala daerah sekaligus.
Disebut Sekadar Silaturahmi
Bupati Merangin M Syukur memberikan klarifikasi terkait pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada agenda politik dalam kegiatan itu dan menyebutnya sebagai bagian dari silaturahmi pasca Lebaran.
Ia menjelaskan, kehadiran para kepala daerah itu terjadi setelah mereka menghadiri kegiatan halal bihalal di kediaman gubernur. Dari situ, rombongan kemudian menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah dinasnya.
“Memang benar ada kunjungan dari para kepala daerah. Tapi itu hanya silaturahmi, tidak ada pembahasan politik. Kebetulan sebelumnya kami menghadiri acara halal bihalal di rumah gubernur, jadi sekalian mampir,” ujar Syukur.
Menurutnya, tradisi saling berkunjung antar kepala daerah merupakan hal yang lumrah, terutama dalam suasana Idul Fitri yang identik dengan mempererat hubungan.
“Kalau acara seperti ini di gelar di daerah lain, saya juga pasti akan berkunjung. Ini bagian dari menjaga tali silaturahmi,” tambahnya.
Sinyal Politik Mulai Terbaca
Meski pernyataan tersebut sudah di sampaikan, pertemuan itu tetap memunculkan berbagai tafsir di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang melihatnya sebagai sinyal awal adanya penjajakan komunikasi politik menuju Pilgub Jambi 2029.
Pengamat menilai, kebersamaan para kepala daerah dengan basis massa kuat di wilayah barat bisa menjadi modal penting dalam membangun koalisi politik ke depan. Apalagi, dinamika politik biasanya mulai terbentuk jauh sebelum tahapan resmi pemilihan di mulai.
Di sisi lain, momentum seperti halal bihalal memang kerap di manfaatkan para elite untuk bertemu dalam suasana santai, namun tetap membuka ruang diskusi strategis. Hal ini membuat batas antara silaturahmi dan komunikasi politik sering kali menjadi samar di mata publik.
Situasi ini menunjukkan bahwa meski belum memasuki fase resmi, geliat politik di Jambi perlahan mulai terasa. Pertemuan informal seperti ini bisa saja menjadi bagian awal dari proses panjang menuju kontestasi besar di masa mendatang.(Tim)









