KLIKINAJA.COM – Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terlihat cenderung stagnan pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia, harga emas masih bertahan di level Rp2.850.000 per gram.
Angka ini menunjukkan bahwa harga emas belum mampu kembali mendekati rekor tertinggi yang sempat tercapai pada akhir Januari lalu, tepatnya Rp3.168.000 per gram.
Stabilnya harga juga terlihat pada berbagai pecahan yang tersedia di pasaran. Untuk ukuran kecil, emas 0,5 gram masih di jual Rp1.475.000. Sementara pecahan 2 gram di patok Rp5.640.000 dan ukuran 5 gram berada di harga Rp14.025.000.
Untuk bobot yang lebih besar, emas 10 gram di banderol Rp27.995.000, sedangkan 25 gram berada di angka Rp69.862.000. Harga ini relatif tidak mengalami perubahan signifikan di bandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga Buyback Turun, Investor Perlu Waspada
Berbeda dengan harga jual yang cenderung stabil, nilai buyback atau harga pembelian kembali justru mengalami penurunan. Hari ini, buyback emas Antam tercatat turun Rp17.000 menjadi Rp2.490.000 per gram.
Penurunan ini menjadi perhatian tersendiri bagi investor, terutama yang berencana menjual emas dalam waktu dekat. Selisih antara harga jual dan buyback yang melebar dapat memengaruhi potensi keuntungan.
Berikut rincian lengkap harga emas Antam per 26 Maret 2026:
0,5 gram: Rp1.475.000
1 gram: Rp2.850.000
2 gram: Rp5.640.000
5 gram: Rp14.025.000
10 gram: Rp27.995.000
25 gram: Rp69.862.000
50 gram: Rp139.645.000
100 gram: Rp279.212.000
250 gram: Rp697.765.000
500 gram: Rp1.395.320.000
1.000 gram: Rp2.790.600.000
Kondisi harga emas yang cenderung tertahan ini di pengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti pergerakan nilai tukar dolar AS, kebijakan suku bunga, hingga kondisi geopolitik internasional.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak di minati karena sifatnya sebagai aset lindung nilai. Meski begitu, investor tetap perlu memperhatikan momentum pembelian dan penjualan agar mendapatkan hasil optimal.
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, strategi jangka panjang masih di nilai lebih aman. Membeli emas secara bertahap saat harga stabil bisa menjadi pilihan untuk meminimalkan risiko fluktuasi pasar.(Tim)









