KLIKINAJA.COM – Pergerakan harga emas perhiasan pada Kamis pagi, 26 Maret 2026, memperlihatkan pola yang tidak seragam. Di saat sebagian pelaku pasar mencatat penurunan harga, sebagian lainnya justru mempertahankan kestabilan. Situasi ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi, baik membeli maupun menjual emas dalam waktu dekat.
Pantauan harga per pukul 07.43 WIB menunjukkan bahwa Raja Emas Indonesia mengalami penyesuaian harga ke bawah di hampir seluruh kadar emas. Penurunan ini membuka peluang bagi konsumen yang ingin membeli dengan harga lebih rendah, sekaligus menjadi pertimbangan bagi penjual yang menunggu momentum terbaik.
Di tengah koreksi tersebut, Raja Emas Indonesia tetap di minati. Salah satu alasannya terletak pada sistem pengujian kadar emas yang transparan melalui teknologi XRF. Metode ini memungkinkan konsumen mengetahui kandungan emas secara akurat, termasuk untuk perhiasan tanpa dokumen resmi.
Berbeda dengan itu, Laku Emas menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil. Platform ini menggabungkan layanan digital dengan jaringan gerai fisik di pusat perbelanjaan, sehingga memudahkan masyarakat dalam memantau harga sekaligus bertransaksi secara langsung.
Rincian Harga Beli di Raja Emas Indonesia
Berikut daftar harga beli emas perhiasan terbaru:
K24*: Rp 2.300.000
K24: Rp 2.070.000
K23: Rp 1.917.000
K22: Rp 1.833.000
K21: Rp 1.751.000
K20: Rp 1.667.000
K19: Rp 1.583.000
K18: Rp 1.501.000
K17: Rp 1.417.000
K16: Rp 1.333.000
K15: Rp 1.251.000
K14: Rp 1.167.000
K13: Rp 1.083.000
K12: Rp 1.002.000
K11: Rp 917.000
K10: Rp 833.000
K9: Rp 751.000
K8: Rp 667.000
K7: Rp 584.000
K6: Rp 502.000
K5: Rp 418.000
Harga Jual Emas di Laku Emas Relatif Stabil
Sementara itu, harga jual emas di Laku Emas masih bertahan tanpa perubahan berarti:
24K (99%): Rp 2.234.000
23K: Rp 1.917.000
22K: Rp 1.833.000
21K: Rp 1.753.000
20K: Rp 1.668.000
19K: Rp 1.583.000
18K: Rp 1.498.000
17K: Rp 1.413.000
16K: Rp 1.328.000
15K: Rp 1.245.000
14K: Rp 1.161.000
13K: Rp 1.078.000
12K: Rp 994.000
11K: Rp 909.000
10K: Rp 826.000
9K: Rp 741.000
Pasar Masih Dinamis, Masyarakat Diminta Cermat
Pergerakan harga emas perhiasan tidak lepas dari pengaruh harga emas global yang fluktuatif serta dinamika nilai tukar rupiah. Dalam beberapa pekan terakhir, pasar cenderung bergerak cepat mengikuti sentimen ekonomi internasional, termasuk kebijakan suku bunga dan permintaan logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Kondisi ini membuat selisih harga antar gerai menjadi hal yang wajar. Setiap toko memiliki metode penilaian kadar, biaya produksi, hingga margin yang berbeda. Karena itu, membandingkan harga sebelum transaksi menjadi langkah yang cukup krusial, terutama bagi masyarakat yang ingin mendapatkan nilai optimal.
Bagi penjual, momentum penurunan harga seperti saat ini bisa menjadi pertimbangan untuk menahan transaksi sementara. Sebaliknya, pembeli justru memiliki peluang untuk masuk di harga yang lebih rendah, terutama jika tujuan pembelian bersifat jangka panjang.
Harga emas perhiasan juga berbeda dengan emas batangan karena dipengaruhi faktor desain dan ongkos pembuatan. Hal ini membuat nilai jual kembali perhiasan cenderung lebih rendah di banding emas murni, sehingga strategi transaksi perlu di sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.(Tim)









