Percepatan Koperasi Merah Putih, Wawako Azhar Fokus Ekonomi Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Penguatan ekonomi berbasis desa kembali menjadi sorotan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Wakil Wali Kota Azhar Hamzah turun langsung menghadiri evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang di gelar di Desa Aur Duri, Jumat (27/3/2026).

Agenda tersebut berlangsung secara daring dan dipimpin oleh Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita. Kegiatan ini turut di ikuti unsur TNI, di antaranya Kasdim 0417/Kerinci dan Danramil 417-06/Sungai Penuh, bersama jajaran OPD Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, kepala desa, pengurus koperasi, hingga masyarakat.

Forum evaluasi ini menjadi ruang koordinasi penting untuk mempercepat pembentukan koperasi di tingkat desa. Pemerintah menargetkan program Koperasi Merah Putih mampu menjadi penggerak utama roda ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat struktur ekonomi lokal dari bawah.

Baca Juga :  Wawako Azhar Sidak Puskesmas dan Kantor Camat Pondok Tinggi

Data sementara menunjukkan 3.252 koperasi sudah siap di luncurkan pada pertengahan April. Sementara itu, puluhan ribu koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan dan terus di pacu agar target nasional 35.000 koperasi pada Juli mendatang bisa tercapai.

Komitmen Bangun Kemandirian dan Kesejahteraan Warga

Azhar Hamzah menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap program strategis tersebut. Ia melihat koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga alat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal mendirikan koperasi, tapi bagaimana kita mendorong masyarakat agar mandiri secara ekonomi. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin target nasional ini bisa tercapai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan koperasi yang aktif dan berdaya guna, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Menurutnya, koperasi harus tumbuh sebagai kekuatan ekonomi riil di tengah kehidupan warga desa.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Bahas Tatib Baru dan Bentuk Pansus

“Kita ingin koperasi ini hidup di tengah masyarakat, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara langsung,” tutupnya.

Program Koperasi Merah Putih sendiri menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan basis desa, koperasi di harapkan mampu membuka akses permodalan, memperluas peluang usaha, hingga menciptakan lapangan kerja baru.

Di sisi lain, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat serta tata kelola yang transparan dan profesional. Jika di kelola dengan baik, koperasi desa berpotensi menjadi fondasi ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.(Tim)

Berita Terkait

Warga Jambi Diimbau Waspada Lowongan Kerja Luar Negeri Ilegal
Halal Bihalal Luhah Rio Singaro, Wako Sungai Penuh Ajak Perkuat Persatuan
Waspada Penyakit Pasca Lebaran, Dinkes Sungai Penuh Beri Peringatan
Waspada! Uang Palsu Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Beredar di Pasar Hiang
Penataan Pasar Tanjung Bajure Dipercepat, Wawako dan Sekda Turun Lapangan
Relaksasi Pajak Kendaraan Jambi, Denda Dihapus Pasca Lebaran
20 Bangunan Terbakar di Kota Jambi Awal 2026, Dua Tewas
Pemekaran Desa Muaro Jambi Dipercepat, Lima Wilayah Segera Mandiri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00 WIB

Warga Jambi Diimbau Waspada Lowongan Kerja Luar Negeri Ilegal

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00 WIB

Percepatan Koperasi Merah Putih, Wawako Azhar Fokus Ekonomi Desa

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:00 WIB

Halal Bihalal Luhah Rio Singaro, Wako Sungai Penuh Ajak Perkuat Persatuan

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:00 WIB

Waspada Penyakit Pasca Lebaran, Dinkes Sungai Penuh Beri Peringatan

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:00 WIB

Waspada! Uang Palsu Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Beredar di Pasar Hiang

Berita Terbaru

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp16.979, Dampak Konflik AS-Iran Meningkat

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:17 WIB