KLIKINAJA.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menggenjot promosi wisata melalui pendekatan sport tourism. Salah satu langkah konkret yang di siapkan adalah penyelenggaraan Kerinci 100, event lari lintas alam bertaraf internasional yang di jadwalkan berlangsung pada 4–5 April 2026.
Ajang ini akan membawa para peserta menaklukkan jalur ekstrem di kawasan Gunung Kerinci, yang dikenal sebagai gunung tertinggi di Sumatra dengan ketinggian mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut. Rute yang menantang sekaligus menyuguhkan panorama alam menjadi daya tarik utama bagi pelari, baik dari dalam maupun luar negeri.
Bupati Kerinci, Monadi, melihat kegiatan ini sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan daerahnya ke audiens global. Ia menilai Kerinci memiliki potensi besar untuk bersaing sebagai destinasi wisata olahraga.
“Event ini kami dorong bukan sekadar perlombaan, tetapi sebagai cara mengenalkan kekayaan alam Kerinci ke dunia luar,” ujar Monadi.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Kerinci 100 juga menjadi bukti bahwa daerah di luar kota besar mampu menghadirkan event internasional dengan kualitas yang kompetitif.
Efek Ekonomi dan Peran Masyarakat Lokal
Pemkab Kerinci memastikan berbagai aspek teknis telah di persiapkan, mulai dari infrastruktur pendukung, pengamanan jalur, hingga layanan bagi peserta. Kehadiran pelari dari berbagai negara di perkirakan akan memberikan dampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal.
Kunjungan wisatawan dalam jumlah besar biasanya berbanding lurus dengan meningkatnya okupansi hotel, perputaran usaha kuliner, hingga penjualan produk UMKM. Situasi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk merasakan manfaat ekonomi secara nyata.
“Dengan banyaknya peserta yang datang, sektor usaha masyarakat akan ikut bergerak. Ini peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah dan warga,” kata Monadi.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan serta memberikan kesan positif kepada para tamu. Sikap ramah dan lingkungan yang terawat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun citra daerah.
Di sisi lain, tren sport tourism memang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak daerah di Indonesia mulai memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai strategi promosi wisata yang efektif. Event seperti ini tidak hanya menawarkan kompetisi, tetapi juga pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Kerinci sendiri di kenal memiliki lanskap alam yang kuat sebagai daya tarik, mulai dari pegunungan, hutan tropis, hingga danau. Jika di kemas secara konsisten, kegiatan seperti Kerinci 100 berpotensi menjadi agenda tahunan yang di tunggu-tunggu oleh komunitas pelari dunia.
Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan masyarakat, Kerinci 100 2026 di harapkan mampu memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia.(Tim)






