KLIKINAJA.COM – Perekonomian Kabupaten Batang Hari menunjukkan geliat yang semakin kuat sepanjang 2025. Dorongan terbesar datang dari sektor unggulan seperti perkebunan kelapa sawit dan pertambangan batu bara yang masih mendominasi struktur ekonomi daerah.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik Kabupaten Batang Hari, laju pertumbuhan ekonomi daerah ini melonjak dari 2,99 persen pada 2024 menjadi 5,21 persen di tahun 2025. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi, sekaligus menjadi gambaran bahwa strategi pembangunan yang di jalankan mulai memberi dampak nyata.
Kepala Baperida Kabupaten Batang Hari, A Kurniadi, menilai capaian tersebut sebagai sinyal positif bagi masa depan daerah.
Ia menyampaikan bahwa tren pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa langkah pembangunan yang ditempuh selama ini sudah mulai menunjukkan hasil yang terasa di lapangan.
“Peningkatan ini menjadi indikator bahwa upaya pembangunan yang di lakukan mulai menunjukkan hasil yang nyata,” ujarnya.
Kualitas Hidup Masyarakat Ikut Meningkat
Perbaikan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup warga. Hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 73,12 pada 2024 menjadi 73,94 pada 2025.
Angka tersebut menggambarkan adanya kemajuan pada aspek pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat. Perubahan ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui rangkaian program pembangunan yang menyasar kebutuhan dasar warga.
Penurunan angka kemiskinan juga menjadi indikator penting. Persentasenya turun dari 8,63 persen menjadi 8,27 persen. Pemerintah daerah menyebut capaian ini sebagai hasil dari berbagai program pengentasan kemiskinan yang terus diperkuat.
Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran ikut menyusut dari 4,49 persen menjadi 4,21 persen. Kondisi ini memperlihatkan bahwa peluang kerja mulai terbuka lebih luas, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi daerah.
Fokus Akselerasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Batang Hari memastikan upaya percepatan pembangunan akan terus di lanjutkan. Fokus utama di arahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
A Kurniadi menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti pada capaian saat ini. Berbagai langkah strategis akan terus di dorong agar manfaat pembangunan bisa di rasakan lebih merata.
“Kami akan terus mendorong percepatan pembangunan agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.
Dalam konteks yang lebih luas, pertumbuhan ekonomi daerah yang ditopang sektor komoditas seperti sawit dan batu bara memang memberi kontribusi signifikan. Namun, tantangan ke depan terletak pada upaya diversifikasi ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada sektor primer.
Penguatan sektor hilir, pengembangan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar pertumbuhan ini tetap stabil dan berkelanjutan.
Jika langkah tersebut konsisten di jalankan, Batang Hari berpeluang menjadi salah satu daerah dengan transformasi ekonomi yang solid di tingkat regional.(Tim)






