Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat, Ini Kendala di Lapangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat.

Ilustrasi, Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat.

KLIKINAJA.COM – Program peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 300 atau pola tanam padi tiga kali dalam setahun di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih belum berjalan sesuai harapan. Program yang menjadi bagian dari prioritas nasional ini menghadapi sejumlah tantangan di tingkat petani.

IP 300 sendiri di rancang untuk meningkatkan frekuensi panen dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun. Skema ini di harapkan mampu mendongkrak produksi beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Namun di lapangan, implementasinya masih menemui berbagai hambatan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjabtim menjelaskan bahwa sejumlah faktor teknis menjadi penyebab utama belum optimalnya program tersebut. Mulai dari keterbatasan air irigasi, kondisi infrastruktur pertanian yang belum memadai, hingga kualitas benih yang di gunakan.

“Penerapan IP 300 di Tanjabtim belum optimal karena masih banyak kendala teknis yang di hadapi petani di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dishub Sungai Penuh Buka Call Center Mudik Lebaran 2026

Selain itu, kesiapan petani dalam menerapkan pola tanam intensif juga menjadi tantangan tersendiri. Perubahan pola tanam membutuhkan penyesuaian, baik dari sisi pengetahuan, waktu tanam, hingga manajemen lahan yang lebih disiplin.

Pada 2025, capaian indeks pertanaman di Tanjabtim baru berada di angka 2,65. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar lahan pertanian masih belum mampu mencapai target tiga kali masa tanam dalam satu tahun.

Upaya Perbaikan dan Harapan Capai Target Nasional

Meski belum maksimal, pemerintah daerah tetap berupaya mendorong percepatan realisasi IP 300. Berbagai langkah mulai di jalankan, seperti perbaikan jaringan irigasi untuk memastikan ketersediaan air, hingga pendampingan intensif kepada petani di lapangan.

Selain itu, bantuan sarana produksi pertanian juga terus di salurkan untuk mendukung aktivitas tanam. Salah satu strategi yang didorong adalah penggunaan benih padi varietas super genjah yang memiliki masa panen lebih singkat, sekitar 75 hingga 80 hari.

Baca Juga :  Bank Jambi Klarifikasi Isu Dana Nasabah Hilang, Gangguan Sistem Sedang Diperbaiki

Dengan varietas tersebut, petani di harapkan dapat mempercepat siklus tanam sehingga peluang mencapai tiga kali panen dalam setahun menjadi lebih terbuka.

Di sisi lain, optimalisasi lahan potensial juga menjadi fokus penting. Lahan yang sebelumnya belum tergarap maksimal di dorong untuk di manfaatkan secara produktif, seiring dengan peningkatan dukungan teknis dari pemerintah.

Pemkab Tanjabtim tetap optimistis target IP 300 dapat di capai secara bertahap. Jika berbagai kendala mampu di atasi, peningkatan indeks pertanaman di yakini akan berdampak langsung pada produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan beras, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan pertanian. Konsistensi pendampingan serta sinergi antara pemerintah dan petani menjadi kunci agar target tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud di lapangan.(Tim)

Berita Terkait

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya
Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Ini Perubahan Pentingnya
Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU
Kota Jambi Raup Rp1,7 Triliun Dana Pusat untuk Pembangunan
Ekonomi Batang Hari 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Kemiskinan Turun
Penyerahan LKPD 2025 Sungai Penuh ke BPK, Alfin Tekankan Akuntabilitas
Progres Dana Desa 2026 Kerinci-Sungai Penuh Tembus 248 Desa
Wali Kota Jambi Pecat 9 ASN dan PPPK, Disiplin Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WIB

Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Ini Perubahan Pentingnya

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat, Ini Kendala di Lapangan

Rabu, 1 April 2026 - 09:00 WIB

Kota Jambi Raup Rp1,7 Triliun Dana Pusat untuk Pembangunan

Berita Terbaru

Para pemain timnas Rep Ceko melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Denmark.

Olahraga

Ceko Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Denmark

Rabu, 1 Apr 2026 - 17:00 WIB