KLIKINAJA.COM – Sebanyak 43 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota Jambi resmi melantik di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (1/4/2026) kemarin.
Prosesi pengambilan sumpah dan penyerahan surat keputusan (SK) di pimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di dampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha. Suasana haru dan penuh semangat terlihat dari para PNS yang resmi di lantik.
Dalam arahannya, Maulana menegaskan bahwa pelantikan 43 PNS ini merupakan hasil seleksi ketat berbasis kemampuan, bukan karena faktor lain. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan mereka lolos seleksi harus di barengi dengan tanggung jawab besar.
“Dari sekian banyak yang berharap, hanya 43 orang yang lulus. Semua berbasis komputer, tidak ada yang bisa membantu selain kemampuan diri sendiri,” ujarnya.
Maulana menekankan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus di jalankan dengan penuh integritas dan profesionalitas. Ia secara tegas meminta para PNS baru untuk bekerja serius dan tidak terlena dengan posisi yang telah di raih.
“Kalau kerja main-main, tidak ada prestasi, ya sampai di situ saja. Bahkan kalau tanpa keterangan tiga bulan berturut-turut, bisa saya keluarkan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia juga membuka peluang karier bagi ASN yang menunjukkan dedikasi tinggi. Menurutnya, percepatan jabatan bukan hal yang mustahil selama kinerja terus di tingkatkan.
“Kalian bisa saya angkat jadi pejabat dalam dua tahun, tapi harus kerja serius dan sungguh-sungguh,” katanya.
Namun, peringatan keras juga di sampaikan. Maulana menegaskan tidak akan mentolerir perilaku menyimpang, seperti malas bekerja, keterlibatan dalam judi online, maupun penyalahgunaan narkoba.
“Kalau ada yang malas kerja apalagi main judi online, langsung SP. Kalau ingin jadi pemimpin, jauhi narkoba,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Maulana juga menekankan peran penting kepala dinas dalam membina para PNS baru. Ia meminta agar seluruh pimpinan perangkat daerah aktif mengawasi dan membimbing pegawai agar mampu bekerja secara profesional.
“43 orang ini saya serahkan ke kepala dinas. Tolong di pimpin dan di bimbing dengan baik. Jangan sampai ada yang tidak serius bekerja,” pungkasnya.(Tim)






