Kasus HIV/AIDS di Aceh Meningkat, Anak Muda Jadi Kelompok Rentan Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampel darah untuk tes HIV/AIDS (Foto: Pexels)

Sampel darah untuk tes HIV/AIDS (Foto: Pexels)

Klikinaja – Konselor HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, dr. Cut Laila, Sp.KKLP, menuturkan bahwa kasus baru terus ditemukan di berbagai fasilitas kesehatan.

“Sejak layanan HIV dibuka di Puskesmas, hampir setiap bulan ada kasus baru yang terdeteksi. Rata-rata hasil tes menunjukkan reaktif,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Banda Aceh, Senin (25/8/2025).

Menurut Cut Laila, jumlah penderita yang ditemukan di fasilitas layanan primer saja sudah mencapai ratusan orang. “Kalau di rumah sakit, jumlahnya jauh lebih besar. Hampir semua kabupaten/kota di Aceh sudah ada kasusnya,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pola penularan HIV/AIDS kini mengalami perubahan. Bila sebelumnya dominan disebabkan penggunaan jarum suntik narkoba, saat ini kasus baru banyak dipicu perilaku seksual yang berisiko, terutama di kalangan anak muda.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Kepesertaan BPJS di Bungo Dihentikan Awal 2026, Ini Penjelasan Pemda

“Kelemahan kontrol sosial dalam masyarakat ikut memperburuk situasi ini. Perilaku awal seperti bersentuhan di depan umum tanpa ikatan muhrim dibiarkan begitu saja, sehingga dianggap wajar,” tuturnya.

Menurutnya, kebiasaan kecil yang dianggap sepele tersebut bisa berkembang menjadi perilaku seksual berisiko yang memperbesar peluang penularan HIV. Hal ini membuat generasi muda berada pada posisi paling rentan saat ini.

Cut Laila menekankan pentingnya memperkuat kembali fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat. Ia menilai kesadaran kolektif sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan sejak dini. “Kalau tidak ada upaya bersama, akan sulit menekan laju peningkatan kasus ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Aktivasi Coretax Tak Harus Sekarang, Wajib Pajak Masih Aman hingga 2026

Data Terbaru Kasus HIV/AIDS di Aceh

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Aceh, sejak tahun 2004 hingga Juli 2025 tercatat 1.974 kasus HIV/AIDS. Dari angka tersebut, 1.914 di antaranya merupakan kasus HIV, sedangkan 60 lainnya sudah masuk kategori AIDS.

Tren ini menunjukkan bahwa masalah HIV/AIDS di Aceh masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk terus memperkuat edukasi serta pengawasan terhadap perilaku berisiko. Kesadaran bersama sangat penting agar generasi muda Aceh bisa terlindungi dari ancaman HIV/AIDS di masa depan. (Tim)

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Haji Indonesia 2026 Terancam
Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa dari Dana BOSP 2026? Ini Penjelasan Aturan Terbarunya
1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya
Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Stabil
BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Media Sosial
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Komisioner 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:00 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Haji Indonesia 2026 Terancam

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa dari Dana BOSP 2026? Ini Penjelasan Aturan Terbarunya

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:00 WIB

1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate

Berita Terbaru