KLIKINAJA, KERINCI – Sebanyak 31 keluarga di Kabupaten Kerinci, Jambi, akhirnya bisa menikmati hunian yang lebih layak setelah mendapat bantuan melalui program bedah rumah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi senilai Rp620 juta.
Program bedah rumah tersebut menyasar warga berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Setiap penerima bantuan mendapatkan dana sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki tempat tinggal mereka agar lebih nyaman dan aman.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jambi, Al Haris, didampingi Bupati Kerinci Monadi serta Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR Provinsi Jambi, Ariesto Harun. Dalam kesempatan itu, rombongan juga meninjau langsung sejumlah rumah penerima manfaat di beberapa titik lokasi.
Al Haris menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata Pemprov Jambi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa memiliki rumah yang layak bukan hanya soal tempat berteduh, tetapi juga berdampak besar pada kualitas hidup keluarga penerima.
“Rumah yang nyaman akan memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi setiap keluarga,” ujar Al Haris saat menyerahkan bantuan di Kerinci.
Selain meningkatkan taraf hidup, program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan tertata. Pemerintah daerah menargetkan agar seluruh masyarakat berpenghasilan rendah di Jambi dapat memperoleh rumah yang memenuhi standar kelayakan.
Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi dan seluruh jajaran pemerintah provinsi atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Ia menyebut, bantuan tersebut sangat membantu keluarga miskin yang selama ini kesulitan memperbaiki tempat tinggal mereka.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi masyarakat Kerinci, terutama bagi keluarga kurang mampu yang kini bisa menempati rumah lebih layak,” ungkap Monadi.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari kebijakan berkelanjutan Pemprov Jambi dalam upaya menekan angka kemiskinan dan memperkuat kesejahteraan sosial di wilayahnya. Tidak hanya di Kerinci, program serupa juga telah menyasar sejumlah kabupaten lain seperti Merangin dan Sungai Penuh.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat dapat meningkat seiring dengan terciptanya hunian yang lebih sehat, aman, dan layak bagi semua lapisan masyarakat.(Dea)









