KLIKINAJA, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memberikan penghargaan khusus kepada lima anggota Polrestabes Makassar atas keberhasilan mereka mengungkap kasus penculikan balita Bilqis Ramdhani (4), yang sempat hilang selama sepekan sebelum akhirnya ditemukan selamat di Provinsi Jambi.
Kasus penculikan Bilqis Ramdhani sempat menghebohkan masyarakat Makassar setelah bocah empat tahun itu dilaporkan hilang pada awal November 2025. Laporan kehilangan disampaikan orang tuanya ke Polsek Panakkukang pada Senin (3/11/2025), sehari setelah Bilqis diculik di area Taman Pakui Sayang, Jalan Andi Pangeran Petta Rani, Makassar.
Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devin Sujana, segera menelusuri jejak pelaku lintas provinsi. Hasil penyelidikan menunjukkan, Bilqis sempat diperdagangkan dua kali oleh pelaku. Pertama, ia dijual seharga Rp3,5 juta, kemudian kembali dijual senilai Rp80 juta kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi.
Berbekal informasi tersebut, aparat Polrestabes Makassar berkoordinasi dengan kepolisian setempat di Jambi. Upaya itu membuahkan hasil – Bilqis berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah seminggu menghilang. Proses pemulangan Bilqis ke Makassar berlangsung haru, sekaligus menjadi momen kelegaan bagi masyarakat yang mengikuti kasus ini.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja cepat dan dedikasi aparat, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerahkan penghargaan kepada lima anggota kepolisian yang terlibat langsung dalam pengungkapan kasus tersebut. Penyerahan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Minggu (9/11/2025) malam.
Kelima penerima penghargaan itu adalah AKP Hamka (Kanit Jatanras Polrestabes Makassar), IPTU Nasrullah (Kanit Reskrim Polsek Panakkukang), IPDA Supriadi Gaffar (Kasubnit 2 Jatanras), Bripka Megawan Parante, dan Briptu Muh Arif.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, turut hadir menyaksikan pemberian penghargaan tersebut. Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menegaskan bahwa dedikasi para anggota kepolisian itu mencerminkan hadirnya negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja cepat dan ketanggapan tim Polrestabes Makassar. Keberhasilan mereka bukan hanya membanggakan institusi kepolisian, tetapi juga menjadi bukti nyata pemerintah hadir melindungi warganya,” ujar Munafri.
Apresiasi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menangani kasus kejahatan yang melibatkan anak. Kasus Bilqis menunjukkan bahwa koordinasi lintas wilayah dapat menjadi kunci keberhasilan dalam mengungkap tindak kriminal yang kompleks.
Pemerintah Kota Makassar berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh anggota kepolisian untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga rasa aman masyarakat.
Kasus penculikan Bilqis berakhir bahagia setelah upaya tanpa henti aparat kepolisian membuahkan hasil. Kini, bocah empat tahun itu kembali ke pelukan keluarga, sementara lima polisi yang berjasa dalam penyelamatannya mendapat apresiasi tinggi dari Pemkot Makassar sebagai simbol dedikasi dan pengabdian pada masyarakat.(Tim)









