Sejumlah Lampu Jalan di Danau Kerinci Padam, Warga Keluhkan Jalan Gelap dan Bahaya Kecelakaan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur Desa Sanggaran Agung hingga Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi gelap di malam hari ini menimbulkan keresahan warga dan meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Warga yang melintas di kawasan tersebut kini harus ekstra hati-hati. Dari hasil pantauan di lapangan, lebih dari 40 titik lampu jalan dilaporkan padam total dan belum mendapat perbaikan hingga kini. Jalur yang seharusnya terang di malam hari berubah gelap gulita, membuat pengendara kesulitan melihat kondisi jalan dengan jelas.

Beberapa warga mengungkapkan, padamnya PJU itu bukan hal baru. Mereka menilai, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada penanganan serius dari instansi terkait.

“Sudah berbulan-bulan lampu jalan di sini mati, belum ada perbaikan. Harusnya ada pengecekan rutin dari Dinas Perhubungan,” ujar salah seorang warga kepada wartawan belum lama ini.

Ketiadaan penerangan di malam hari tidak hanya membuat perjalanan warga menjadi tidak nyaman, tetapi juga menimbulkan rasa khawatir terhadap ancaman kriminalitas. Beberapa titik di jalur tersebut dikenal sepi dan rawan, terutama pada malam hari ketika lalu lintas menurun.

Warga berharap pemerintah daerah segera bertindak memperbaiki fasilitas penerangan tersebut. Mereka menekankan, penerangan jalan bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. “Kalau dibiarkan terus, bisa saja terjadi kecelakaan karena jalanan gelap,” tambah warga lainnya.

Menurut warga, lampu jalan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan penerangan yang baik, potensi tindak kejahatan dapat ditekan, dan mobilitas warga di malam hari menjadi lebih aman. Mereka pun mendesak agar pemeliharaan dilakukan secara berkala agar fasilitas publik tersebut tetap berfungsi optimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci terkait penyebab padamnya lampu-lampu tersebut maupun rencana perbaikan yang akan dilakukan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki puluhan PJU yang mati di jalur Sanggaran Agung–Tanjung Tanah. Perbaikan penerangan jalan diyakini dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan di wilayah Danau Kerinci.(Dea)

Baca Juga :  Bandara Depati Parbo Kerinci Targetkan Rute Baru 2026

Berita Terkait

Gerakan Indonesia ASRI Tahap II Digelar di Perkebunan Teh Kayu Aro Kerinci
Gempa M5,7 di Bengkulu Terasa Hingga Kerinci dan Sungai Penuh
Safari Ramadhan di Kerinci, Wako Sungai Penuh Dampingi Gubernur Jambi
PUPR Kerinci Benahi Bahu Jalan Pidung–Pulau Sangkar Jelang Arus Mudik Lebaran
Pemkab Kerinci Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Berikut Besaran dan Fidyahnya
Puting Beliung Rusak 11 Rumah di Kerinci, BPBD Langsung Salurkan Bantuan
Puting Beliung dan Banjir Bandang Hantam Gunung Tujuh Kerinci, Rumah Warga Terendam
Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Gerakan Indonesia ASRI Tahap II Digelar di Perkebunan Teh Kayu Aro Kerinci

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:00 WIB

Gempa M5,7 di Bengkulu Terasa Hingga Kerinci dan Sungai Penuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:00 WIB

Safari Ramadhan di Kerinci, Wako Sungai Penuh Dampingi Gubernur Jambi

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:00 WIB

PUPR Kerinci Benahi Bahu Jalan Pidung–Pulau Sangkar Jelang Arus Mudik Lebaran

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:00 WIB

Pemkab Kerinci Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Berikut Besaran dan Fidyahnya

Berita Terbaru

Nasional

BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Media Sosial

Senin, 9 Mar 2026 - 23:00 WIB