Sampah Berserakan di Danau Kaco, Penggiat Wisata Minta Pengunjung Lebih Peduli

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Kekhawatiran terhadap kondisi Danau Kaco kembali mencuat setelah seorang penggiat wisata lokal, Dzacky, menyoroti meningkatnya sampah di salah satu destinasi alam unggulan di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci. Ia menilai ulah sebagian pengunjung yang abai menjaga lingkungan mulai mengancam kelestarian kawasan tersebut.

Dzacky menyampaikan bahwa Danau Kaco, yang berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), kerap dikunjungi wisatawan karena kejernihan airnya yang ikonik. Namun, tingginya jumlah kunjungan tidak diimbangi perilaku bertanggung jawab, terutama terkait kebersihan.

Keluhan Penggiat Wisata soal Sampah Pengunjung

Menurut Dzacky, tidak sedikit wisatawan datang hanya untuk berfoto tanpa memikirkan dampak yang mereka tinggalkan. Ia menyebut, sampah plastik, bungkus makanan, hingga jejak aktivitas yang merusak vegetasi alami kini semakin sering ditemukan di sekitar kawasan danau.

Dalam sebuah pernyataan, ia menyindir perilaku sebagian pengunjung yang hanya mengejar konten untuk media sosial. Ia menilai, bila tujuannya hanya berfoto, mereka lebih baik menggunakan foto cetak daripada mendatangi lokasi namun kemudian mengotori lingkungan. Kritik tersebut ia sampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi lapangan yang dinilainya semakin memburuk.

Baca Juga :  Sampah Pendaki Gunung Kerinci Disorot, TNKS Siapkan Langkah Lebih Tegas

Ajakan untuk Menjaga Kelestarian Danau Kaco

Dzacky menegaskan bahwa melestarikan Danau Kaco bukan hanya tugas para pegiat wisata atau petugas taman nasional, tetapi juga tanggung jawab setiap orang yang mengunjungi kawasan tersebut. Ia mengajak wisatawan untuk lebih menghargai alam dengan menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas maupun vegetasi sekitar danau.

Ia menyebut perilaku sebagian pengunjung saat ini cukup memprihatinkan dan bisa berdampak jangka panjang jika tidak segera dibenahi. Menurutnya, kerusakan kecil yang dibiarkan terus-menerus dapat menghilangkan daya tarik utama Danau Kaco, yaitu kejernihan dan keaslian lingkungannya.

Pesona Ikon Wisata Kerinci yang Terancam

Danau Kaco telah lama menjadi salah satu destinasi favorit pendaki dan wisatawan yang datang ke Kerinci. Kombinasi air berwarna biru jernih, vegetasi hijau, serta suasana hutan TNKS menjadikan tempat ini sebagai spot wisata alam yang unik dan berharga. Karena itu, keberlanjutan kawasan tersebut sangat bergantung pada kepedulian para pengunjung.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci & TNKS Kompak! Bahas Jalan Pungut Mudik – Sungai Kuning, Tetap Jaga Hutan

Meski pihak TNKS dan komunitas pecinta alam secara berkala melakukan kegiatan bersih-bersih, jumlah sampah tetap meningkat seiring bertambahnya wisatawan. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi upaya konservasi.

Harapan untuk Wisata yang Lebih Bertanggung Jawab

Dzacky bersama pegiat wisata lainnya berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan semakin tumbuh. Ia menilai edukasi terhadap wisatawan perlu diperkuat agar perilaku tidak bertanggung jawab dapat diminimalisir.

Kawasan Danau Kaco dinilai memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. Karena itu, menjaga kelestariannya menjadi hal yang mendesak agar pesona danau tetap dapat dinikmati generasi mendatang.(Dea)

Berita Terkait

Jelang Idulfitri 1447 H, Syarif Fasha Sidak SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh
Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah
Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?
Eazy Paspor di Bangko, Imigrasi Kerinci Permudah Jamaah Umrah Lansia
Jembatan Batang Merao Rusak, Warga Tanjung Pauh Mudik Tagih Janji Pembangunan
Aksi Pencurian Motor Saat Waktu Salat Resahkan Warga Kerinci dan Sungai Penuh
Tuntutan 10 Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Dibacakan, Eks Kadishub Dituntut 2 Tahun 4 Bulan
2.700 Siswa SMP Kerinci Terima Beasiswa PIP 2025
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:00 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Syarif Fasha Sidak SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:00 WIB

Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:41 WIB

Eazy Paspor di Bangko, Imigrasi Kerinci Permudah Jamaah Umrah Lansia

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:00 WIB

Jembatan Batang Merao Rusak, Warga Tanjung Pauh Mudik Tagih Janji Pembangunan

Berita Terbaru

Daerah

Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya

Selasa, 3 Mar 2026 - 12:00 WIB

Nasional

KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT

Selasa, 3 Mar 2026 - 11:42 WIB