KLIKINAJA, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng PT Global Digital Core untuk membangun pusat data modern yang menjadi tulang punggung layanan publik digital di daerah tersebut. Kolaborasi ini dipandang sebagai langkah penting dalam mempercepat penerapan Sistem Satu Data dan menghadapi tantangan integrasi informasi antarinstansi.
Pemerintah daerah menilai, kebutuhan akan infrastruktur data yang andal semakin mendesak seiring meningkatnya penggunaan teknologi dalam berbagai layanan. Selama ini, proses pertukaran informasi antarorganisasi perangkat daerah kerap tersendat akibat perbedaan basis data, keterbatasan jaringan, hingga minimnya kapasitas pengolahan informasi.
Arah Baru Digitalisasi Pemerintahan
Gubernur Jambi Al Haris menjelaskan bahwa pusat data terintegrasi akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh lagi hanya berorientasi pada perluasan jaringan internet, tetapi juga memastikan seluruh data pemerintah tersimpan secara aman dan bisa diakses dengan cepat.
Ia menegaskan, kemudahan akses data bukan hanya mempermudah birokrasi, melainkan juga membuka ruang transparansi bagi publik. “Penerapan data digital yang tertata akan mendorong kecepatan layanan sekaligus menjamin akurasi informasi yang disampaikan pemerintah,” ujar Al Haris.
Gubernur menambahkan, ekosistem data yang stabil akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi daerah. Sektor usaha, termasuk UMKM dan industri digital, membutuhkan referensi data yang valid untuk pengembangan bisnis, promosi, maupun riset pasar.
Tantangan Infrastruktur dan SDM
Dari sisi teknis, PT Global Digital Core menilai Jambi masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah dalam membangun kekuatan digital yang merata. Direktur perusahaan, Muhammad Ansori, menyebut kesenjangan akses internet dan masih terbatasnya kemampuan SDM menjadi dua faktor utama yang menghambat penerapan transformasi digital secara menyeluruh.
Melalui pembangunan data center yang kini mulai digarap, pihaknya berharap ekosistem digital Jambi dapat tumbuh lebih tertata dan berkelanjutan. “Target kami bukan hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi menyiapkan fondasi teknologi yang bisa menopang perkembangan di masa depan,” kata Ansori.
Manfaat Data Center untuk Layanan Publik
Fasilitas pusat data yang akan dikembangkan itu dirancang untuk mengintegrasikan berbagai sumber informasi dari lintas sektor pemerintahan. Dengan sistem tersebut, proses perencanaan, monitoring proyek, hingga pelaporan bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.
Selain itu, data center juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru di sektor teknologi informasi. Upaya ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda Jambi untuk meningkatkan kompetensi digital, sekaligus memperluas peluang kerja di dalam daerah.
Dorongan Menuju Sistem Satu Data
Pemerintah Provinsi Jambi menilai kerja sama ini merupakan bagian penting dalam percepatan implementasi Sistem Satu Data yang selama ini menghadapi banyak kendala teknis. Penyatuan data pemerintah menjadi langkah strategis untuk memastikan semua kebijakan berbasis bukti dan meminimalisasi tumpang tindih program antarinstansi.
Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai, pemerintah optimistis Jambi dapat berkembang sebagai salah satu provinsi yang serius membangun fondasi digital secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara Pemprov Jambi dan PT Global Digital Core menandai komitmen kuat untuk memperbaiki tata kelola informasi. Pembangunan data center diharapkan menjadi titik awal transformasi digital yang lebih matang, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di era pemerintahan modern.(Tim)









