Indonesia Sabet Dua Gelar di Final Australia Open 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Indonesia menutup Australia Open 2025 dengan membawa pulang dua gelar dari sektor ganda, setelah enam wakil tampil di partai final yang digelar di State Sports Centre, Sydney, pada Minggu (23/11/2025).

Indonesia Amankan Dua Gelar Lewat Dominasi di Nomor Ganda
Rangkaian pertandingan Australia Open 2025 resmi berakhir setelah berlangsung sejak 18 November. Turnamen bulutangkis berlevel BWF World Tour itu kembali menghadirkan persaingan ketat, khususnya bagi skuad Indonesia yang menempatkan enam wakil sekaligus di laga pamungkas.
Keterlibatan besar tim Merah Putih sudah terlihat sejak semifinal, dan puncaknya dua nomor menghadirkan All Indonesian Final. Kondisi ini memastikan Indonesia mengunci minimal dua gelar sebelum pertandingan dimulai.
Di sektor ganda putri, duel antarsesama pemain muda kembali mencuri perhatian. Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tampil lebih konsisten pada poin kritis. Mereka mengatasi perlawanan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lewat pertarungan tiga gim yang berlangsung ketat. Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Indonesia pada gelaran tahun ini.
Pertarungan serupa terjadi pada nomor ganda putra. Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menghadapi senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Laga berlangsung cepat dan menegangkan, dengan kedua pasangan saling balas serangan. Raymond/Joaquin akhirnya menuntaskan pertandingan dalam tiga gim dan menambah koleksi gelar Indonesia.
Wakil Indonesia Lain Belum Beruntung di Tiga Nomor
Meski dua gelar berhasil diraih, keberuntungan belum berpihak kepada tiga wakil Indonesia lainnya yang juga tampil di final.
Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakui keunggulan duet Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Pertahanan rapat dan variasi serangan lawan membuat Jafar/Felisha kesulitan mengembangkan permainan.
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil cukup solid pada awal laga. Namun, dominasi pemain Korea Selatan, An Se Young, membuat Putri tak mampu mengejar ketertinggalan dan harus puas menjadi runner-up.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, Lakshya Sen dari India tampil garang dan menutup final dengan kemenangan dua gim dari wakil Jepang, Yushi Tanaka.
Distribusi Gelar dan Rekap Hasil Final
Persebaran gelar pada Australia Open 2025 kali ini menunjukkan dominasi merata dari beberapa negara. Indonesia memimpin dengan dua gelar, disusul India, Korea Selatan, dan Malaysia yang masing-masing membawa pulang satu gelar.
Distribusi Gelar Australia Open 2025:
Indonesia: 2 gelar
India: 1 gelar
Korea Selatan: 1 gelar
Malaysia: 1 gelar
Hasil Final Lengkap:
Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari – 18-21, 21-19, 23-21
Ganda Putra: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri – 22-20, 10-21, 21-18
Tunggal Putra: Lakshya Sen vs Yushi Tanaka – 21-15, 21-11
Ganda Campuran: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei vs Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta N. Pasaribu – 21-16, 21-11
Tunggal Putri: An Se Young vs Putri Kusuma Wardani –  21-16, 21-14
Capaian dua gelar dari sektor ganda menunjukkan kekuatan Indonesia pada nomor spesialis tersebut. Kendati gagal menambah kemenangan di sektor lainnya, performa enam wakil di final menjadi modal positif menuju turnamen penutup musim BWF berikutnya.(Tim)

Rangkaian pertandingan Australia Open 2025 resmi berakhir setelah berlangsung sejak 18 November. Turnamen bulutangkis berlevel BWF World Tour itu kembali menghadirkan persaingan ketat, khususnya bagi skuad Indonesia yang menempatkan enam wakil sekaligus di laga pamungkas.

Baca Juga :  Ranking BWF Terbaru November 2025, Indonesia Mendapat Lonjakan Posisi Penting

Keterlibatan besar tim Merah Putih sudah terlihat sejak semifinal, dan puncaknya dua nomor menghadirkan All Indonesian Final. Kondisi ini memastikan Indonesia mengunci minimal dua gelar sebelum pertandingan dimulai.

Di sektor ganda putri, duel antarsesama pemain muda kembali mencuri perhatian. Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tampil lebih konsisten pada poin kritis. Mereka mengatasi perlawanan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lewat pertarungan tiga gim yang berlangsung ketat. Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Indonesia pada gelaran tahun ini.

Pertarungan serupa terjadi pada nomor ganda putra. Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menghadapi senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Laga berlangsung cepat dan menegangkan, dengan kedua pasangan saling balas serangan. Raymond/Joaquin akhirnya menuntaskan pertandingan dalam tiga gim dan menambah koleksi gelar Indonesia.

Baca Juga :  5 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental Tetap Seimbang

Wakil Indonesia Lain Belum Beruntung di Tiga Nomor

Meski dua gelar berhasil diraih, keberuntungan belum berpihak kepada tiga wakil Indonesia lainnya yang juga tampil di final.

Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakui keunggulan duet Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Pertahanan rapat dan variasi serangan lawan membuat Jafar/Felisha kesulitan mengembangkan permainan.

Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil cukup solid pada awal laga. Namun, dominasi pemain Korea Selatan, An Se Young, membuat Putri tak mampu mengejar ketertinggalan dan harus puas menjadi runner-up.

Sementara itu, di sektor tunggal putra, Lakshya Sen dari India tampil garang dan menutup final dengan kemenangan dua gim dari wakil Jepang, Yushi Tanaka.

Distribusi Gelar dan Rekap Hasil Final

Persebaran gelar pada Australia Open 2025 kali ini menunjukkan dominasi merata dari beberapa negara. Indonesia memimpin dengan dua gelar, disusul India, Korea Selatan, dan Malaysia yang masing-masing membawa pulang satu gelar.

Distribusi Gelar Australia Open 2025:

Indonesia: 2 gelar

India: 1 gelar

Korea Selatan: 1 gelar

Malaysia: 1 gelar

Hasil Final Lengkap:

Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari – 18-21, 21-19, 23-21

Ganda Putra: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri – 22-20, 10-21, 21-18

Tunggal Putra: Lakshya Sen vs Yushi Tanaka – 21-15, 21-11

Ganda Campuran: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei vs Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta N. Pasaribu – 21-16, 21-11

Tunggal Putri: An Se Young vs Putri Kusuma Wardani – 21-16, 21-14

Capaian dua gelar dari sektor ganda menunjukkan kekuatan Indonesia pada nomor spesialis tersebut. Kendati gagal menambah kemenangan di sektor lainnya, performa enam wakil di final menjadi modal positif menuju turnamen penutup musim BWF berikutnya.(Tim)

Berita Terkait

Timnas Indonesia Kumpul Usai Lebaran, Pemain Diaspora Terbang via Singapura
Real Madrid Kehilangan Ferland Mendy, Laga Berat Kontra City Menanti
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna Usai Gol Menit Akhir
Ditaklukkan Raja Asia Lewat Penalti, Indonesia Runner Up Futsal Asia 2026
Final AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia vs Iran Lanjut Extra Time
Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia vs Iran, Ini Jadwalnya
Indonesia Tembus Final Piala Asia Futsal 2026 Usai Singkirkan Jepang Dramatis
Yamaha R1 GYTR Eric Cargloss Tampil Garang di Mandalika, Dukung Rossi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:00 WIB

Timnas Indonesia Kumpul Usai Lebaran, Pemain Diaspora Terbang via Singapura

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:00 WIB

Real Madrid Kehilangan Ferland Mendy, Laga Berat Kontra City Menanti

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:00 WIB

Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna Usai Gol Menit Akhir

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:00 WIB

Ditaklukkan Raja Asia Lewat Penalti, Indonesia Runner Up Futsal Asia 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:13 WIB

Final AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia vs Iran Lanjut Extra Time

Berita Terbaru