KLIKINAJA, JAMBI – Seorang perempuan pemilik toko manisan di kawasan Bagan Pete, Kota Jambi, ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan pada Senin pagi, 24 November 2025. Korban yang diketahui bernama Dince Ria Silalahi (52) ditemukan tak bernyawa di dalam rukonya di RT 34, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.
Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan salah satu kerabat yang sudah beberapa hari tidak melihat aktivitas korban. Kekhawatiran itu mendorongnya mendatangi ruko tempat korban berjualan sekitar pukul 09.30 WIB.
Ditemukan Setelah Pintu Dibuka Paksa
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, kerabat korban sempat mengetuk pintu berkali-kali. Namun tidak ada respons dari dalam ruko. Setelah menunggu cukup lama, pintu akhirnya dibuka secara paksa.
Begitu pintu terbuka, kerabat korban dikejutkan dengan kondisi Dince yang sudah tergeletak dan bersimbah darah. Luka menganga pada bagian leher korban membuat dugaan tindak kekerasan tidak terhindarkan. Temuan itu segera dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan kepada aparat kepolisian.
Polisi Lakukan Olah TKP
Tim Polsek Kota Baru bersama Unit INAFIS Polresta Jambi langsung datang ke tempat kejadian untuk melakukan identifikasi dan pengumpulan bukti. Sejumlah barang di dalam ruko diperiksa untuk menelusuri jejak pelaku maupun kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut.
“Laporan kami terima sekitar pukul setengah sepuluh pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak wajar dan kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan,” ujar Muhtar, Lurah Simpang Rimbo, saat dimintai keterangan.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut telah mengguncang warga sekitar karena lokasi ruko berada di area yang cukup padat dan jarang terjadi tindak kriminal serupa.
Warga Diminta Tidak Berspekulasi
Muhtar juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami minta warga tidak membuat dugaan sendiri-sendiri. Seluruh proses hukum sedang ditangani oleh polisi, jadi lebih baik kita percayakan sepenuhnya kepada aparat,” ujarnya.
Ia berharap aktivitas warga tetap berjalan normal sembari menunggu hasil pemeriksaan polisi.
Jenazah Dibawa ke Rumah Sakit untuk Autopsi
Setelah olah TKP selesai, jasad Dince Ria Silalahi dibawa ke rumah sakit rujukan di Kota Jambi untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih mendalam. Autopsi diperlukan guna memastikan penyebab pasti kematian dan memperkuat bukti dalam proses penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menyampaikan detail mengenai kemungkinan pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut. Namun pihak kepolisian memastikan bahwa penyidikan dilakukan secara menyeluruh.
Petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan kerabat korban yang pertama kali membuka ruko. Lingkungan sekitar ruko dipasangi garis polisi guna memastikan tidak ada bukti yang terkontaminasi.
Kronologi Masih Didalami Aparat
Sejumlah faktor kini menjadi fokus penyelidikan, mulai dari rekam jejak aktivitas terakhir korban, potensi ancaman yang mungkin diterimanya, hingga kemungkinan pelaku sudah mengenal korban.
Korban dikenal sebagai pedagang manisan yang sudah cukup lama berjualan di kawasan tersebut. Sejumlah warga mengaku terkejut karena selama ini korban dinilai ramah dan tidak pernah terlibat masalah dengan lingkungan sekitar.
“Kami jarang melihat hal-hal mencurigakan di sini. Biasanya aman dan ramai,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kematian tragis Dince Ria Silalahi kini menyisakan tanda tanya besar bagi warga dan keluarga. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di ruko tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada serta mendukung proses penyelidikan agar kasus ini segera menemukan titik terang.(Tim)









