Cuaca Ekstrem di Kerinci dan Sungai penuh, Debit Sungai Batang Merao Mulai Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debit Sungai Batang Merao Mulai Naik.

Debit Sungai Batang Merao Mulai Naik.

KLIKINAJA, KERINCI – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh sejak Rabu malam (26/11/2025) hinga Kamis siang (27/11/2025) memicu kenaikan debit Sungai Batang Merao. Kondisi ini meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah titik rawan, terutama di wilayah berlereng dan sepanjang aliran sungai.

Cuaca Ekstrem dan Peningkatan Debit Sungai

Hujan yang turun hampir tanpa jeda sejak malam hingga Kamis pagi membuat permukaan air Sungai Batang Merao terpantau naik. Sejumlah warga di kawasan bantaran sungai mengaku mulai waspada karena aliran air bergerak lebih deras dari biasanya.

BMKG Stasiun Depati Parbo Kerinci mencatat aktivitas hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kepala Stasiun, Kurnia Ningsih, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Ia menambahkan bahwa hujan intens juga bisa menyebabkan gangguan lain seperti pohon tumbang, baliho roboh, hingga jarak pandang pendek yang berbahaya bagi pengendara.

Baca Juga :  Gubernur Jambi dan Wali Kota Sungai Penuh Restocking Ikan di Sungai Batang Merao

Faktor Pemicu Kondisi Atmosfer Tidak Stabil

Menurut analisis BMKG, munculnya rentetan cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh sejumlah fenomena atmosfer berskala regional. Salah satunya adalah konvergensi angin yang terbentuk dari Samudra Hindia di sebelah barat Sumatra hingga wilayah Lampung, serta pergerakan angin dari Jambi menuju Sumatra Barat. Pertemuan angin tersebut mendukung pembentukan awan hujan tebal.

Selain itu, Dipole Mode Index (DMI) bernilai −0,99 ikut memperkuat suplai uap air dari Samudra Hindia ke wilayah pesisir barat Sumatra. Kondisi ini membuat potensi hujan lebat meningkat dibandingkan pekan sebelumnya.

BMKG juga menyoroti pengaruh Monsun Asia yang sedang aktif, serta keberadaan gangguan atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mendorong pertumbuhan awan konvektif. Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi atmosfer yang sangat mendukung terjadinya hujan dengan durasi panjang.

Daerah Rawan Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Melihat potensi risiko yang meningkat, BMKG meminta warga yang tinggal di wilayah rentan longsor maupun bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Kurnia menyarankan masyarakat segera menghubungi perangkat desa atau pihak berwenang jika melihat tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, pohon miring, debit sungai yang naik mendadak, atau suara gemuruh dari arah tebing.

Baca Juga :  BBTNKS Ungkap Perambahan 49 Hektare Hutan TNKS

Hujan diprediksi masih akan terjadi secara berkala pada pagi, sore, hingga malam hari hingga akhir pekan. Warga diminta memastikan saluran air di sekitar rumah tetap bersih, memeriksa kondisi lereng, serta menghindari aktivitas memancing atau beraktivitas di sungai saat hujan turun deras.

BMKG Siapkan Kanal Informasi Darurat

Untuk memudahkan akses informasi, BMKG Kerinci menyediakan pembaruan cuaca harian dan peringatan dini melalui kanal resmi. Warga dapat memantau kondisi terbaru melalui:

Instagram: @bmkgkerinci

Aplikasi: InfoBMKG

WhatsApp: 0811-7480-336

Koordinasi cepat antara masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari mendatang.(Dea)

Berita Terkait

Menjelang Lebaran, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kerinci Masih Menunggu Gaji
Gubernur Jambi Targetkan Pengembangan Bandara Depati Parbo, Runway Akan Diperpanjang
3 Posko Mudik Lebaran 2026 Disiapkan di Kabupaten Kerinci, Ini Lokasinya
Gerakan Indonesia ASRI Tahap II Digelar di Perkebunan Teh Kayu Aro Kerinci
Gempa M5,7 di Bengkulu Terasa Hingga Kerinci dan Sungai Penuh
Safari Ramadhan di Kerinci, Wako Sungai Penuh Dampingi Gubernur Jambi
PUPR Kerinci Benahi Bahu Jalan Pidung–Pulau Sangkar Jelang Arus Mudik Lebaran
Pemkab Kerinci Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Berikut Besaran dan Fidyahnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Menjelang Lebaran, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kerinci Masih Menunggu Gaji

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:00 WIB

Gubernur Jambi Targetkan Pengembangan Bandara Depati Parbo, Runway Akan Diperpanjang

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:00 WIB

3 Posko Mudik Lebaran 2026 Disiapkan di Kabupaten Kerinci, Ini Lokasinya

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Gerakan Indonesia ASRI Tahap II Digelar di Perkebunan Teh Kayu Aro Kerinci

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:00 WIB

Gempa M5,7 di Bengkulu Terasa Hingga Kerinci dan Sungai Penuh

Berita Terbaru

Daerah

7.397 Keluarga Sungai Penuh Terima Bantuan Beras dan Minyak

Selasa, 10 Mar 2026 - 18:00 WIB