Penyidik Kejari Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dana Desa Batang Merangin

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Langkah Kejari Sungai Penuh dalam mengusut dugaan penyimpangan Dana Desa Batang Merangin terus bergerak cepat. Sejak IW resmi di tahan pada Kamis (27/11), penyidik langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyisiran lapangan untuk mencari bukti tambahan yang dapat memperkuat konstruksi perkara.

Pada Jumat pagi, tim gabungan dari Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dan Intelijen turun melakukan penggeledahan di dua titik yang diduga memiliki hubungan erat dengan aktivitas IW. Kedua lokasi tersebut dianggap berpotensi menyimpan jejak penting terkait alur penggunaan dan pengelolaan dana desa yang kini tengah di periksa aparat penegak hukum.

Proses penggeledahan berlangsung sepanjang hari, dimulai sejak pagi hingga menjelang malam. Pemeriksaan di lakukan secara menyeluruh terhadap berbagai dokumen dan barang-barang yang di temukan di lokasi. Kejari memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur, di saksikan pihak terkait, dan diawasi ketat agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Baca Juga :  Awal 2028, Kerinci Gelar Pilkades Serentak Terbesar

Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Yogi SH, mengatakan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari pendalaman terhadap dugaan keterlibatan tersangka dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menjelaskan bahwa penguatan bukti lapangan sangat di perlukan mengingat sebelumnya dua pejabat desa Pjs Kades dan Kades definitif Batang Merangin juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

“Pada Jumat, 28 November 2025, penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi yang berkaitan dengan tersangka Irwandi, S.E. bin Amron,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa berbagai barang bukti berhasil diamankan, mulai dari perangkat elektronik, buku tabungan, hingga dokumen lain yang di duga berkaitan dengan transaksi dana desa.

Seluruh barang bukti tersebut kini sedang di analisis untuk menelusuri pola penggunaan anggaran, aliran dana, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Pemeriksaan terhadap bukti digital maupun fisik di lakukan secara mendalam guna memastikan setiap informasi dapat di tarik menjadi fakta hukum yang akurat.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Ruang Perpustakaan dan UKS SMKN 5 Kerinci, Api Muncul dari Plafon Bangunan 

Yogi menegaskan bahwa penggeledahan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi kondusif. Tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung, dan seluruh tahapan dilakukan sesuai standar penyidikan tindak pidana korupsi.

Kejari Sungai Penuh menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional. Lembaga tersebut memastikan tidak ada intervensi atau tekanan selama proses hukum berlangsung.

Kasus dugaan korupsi Dana Desa Batang Merangin ini menjadi perhatian publik karena melibatkan lebih dari satu perangkat desa.

Di tengah meningkatnya alokasi anggaran desa dari pemerintah pusat, upaya Kejari Sungai Penuh disebut penting sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan. Transparansi pengelolaan dana publik menjadi sorotan, mengingat anggaran desa memiliki peran vital dalam pemerataan pembangunan di daerah.(Dea)

Berita Terkait

Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah
Jelang Idulfitri 1447 H, Syarif Fasha Sidak SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh
Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah
Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?
Eazy Paspor di Bangko, Imigrasi Kerinci Permudah Jamaah Umrah Lansia
Jembatan Batang Merao Rusak, Warga Tanjung Pauh Mudik Tagih Janji Pembangunan
Aksi Pencurian Motor Saat Waktu Salat Resahkan Warga Kerinci dan Sungai Penuh
Tuntutan 10 Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Dibacakan, Eks Kadishub Dituntut 2 Tahun 4 Bulan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah

Senin, 2 Maret 2026 - 22:00 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Syarif Fasha Sidak SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:00 WIB

Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:41 WIB

Eazy Paspor di Bangko, Imigrasi Kerinci Permudah Jamaah Umrah Lansia

Berita Terbaru