APBD Muaro Jambi 2026 Turun Drastis, Infrastruktur Paling Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono.

Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono.

KLIKINAJA, MUARO JAMBI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muaro Jambi pada 2026 dipastikan berkurang signifikan. Dari sebelumnya Rp1,7 triliun pada 2025, tahun depan daerah tersebut hanya memiliki pagu sekitar Rp1,3 triliun akibat berkurangnya transfer pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, menjelaskan bahwa kebijakan itu langsung berdampak pada kapasitas fiskal daerah. “Berkurangnya dana pusat membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan kembali prioritas pembangunan,” ujarnya.

Menurut Budhi, sektor infrastruktur akan menjadi bidang yang paling merasakan dampaknya. Pengurangan anggaran membuat sejumlah rencana pembangunan harus disesuaikan, bahkan sebagian kemungkinan ditunda.

Sementara itu, layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan disebut masih berada pada posisi relatif aman. Pemerintah daerah berupaya menjaga agar dua sektor tersebut tidak terdampak signifikan oleh perubahan anggaran.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Bantah Praktik Jual Beli Jabatan Kepsek Negeri

Budhi menegaskan bahwa kondisi anggaran yang lebih ramping menuntut efisiensi yang jauh lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Namun, efisiensi bukan satu-satunya solusi.

“Kita perlu strategi agar setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa inovasi dalam pengelolaan program menjadi keharusan. Pemerintah daerah tidak hanya mengurangi pos belanja, tetapi juga harus memastikan bahwa pembangunan tetap berjalan dan pelayanan publik tidak terganggu.

Budhi menyebut APBD 2026 sebagai “ujian kapasitas birokrasi”. Dengan anggaran yang lebih kecil, pemerintah daerah dituntut menjaga kualitas pelayanan dan tetap melaksanakan pembangunan prioritas.

Baca Juga :  Disdikbud Muaro Jambi Serukan Guru Hentikan Kekerasan di Sekolah

“Kami berkomitmen memperkuat pelayanan publik yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Meski anggaran turun, dampaknya harus bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Langkah penyesuaian anggaran ini diharapkan mendorong perangkat daerah bekerja lebih kreatif dalam merancang dan menjalankan program kerja, sehingga manfaat pembangunan tetap dapat dirasakan masyarakat.

Meski menghadapi penurunan anggaran cukup besar, Pemkab Muaro Jambi memastikan pembangunan strategis dan pelayanan dasar tetap menjadi prioritas. Tahun 2026 dipandang sebagai momentum memperkuat efektivitas belanja dan ketahanan fiskal daerah.(Tim)

Berita Terkait

Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar
Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi 2025 Melambat, Sektor Konstruksi Terpukul
40 Persen Sekolah Rusak, Pemkab Muaro Jambi Ajukan Revitalisasi 120 Unit
Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya
Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan
Perceraian ASN di Muaro Jambi Naik Tajam, Tekanan Ekonomi Jadi Pemicu
Temuan Mengejutkan di Dapur SPPG Sengeti, Pemkab Langsung Bergerak
Wabup Muaro Jambi Lantik 12 Pejabat, Tegaskan Penataan Birokrasi Berbasis Kinerja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 09:00 WIB

Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi 2025 Melambat, Sektor Konstruksi Terpukul

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:00 WIB

40 Persen Sekolah Rusak, Pemkab Muaro Jambi Ajukan Revitalisasi 120 Unit

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:00 WIB

Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan

Berita Terbaru

Daerah

7.397 Keluarga Sungai Penuh Terima Bantuan Beras dan Minyak

Selasa, 10 Mar 2026 - 18:00 WIB