Mark Zuckerberg: Era Media Sosial Sudah Berakhir, Apa Penyebabnya?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Klikinaja, Jakarta – Di waktu yang lalu, media sosial seperti Facebook menjadi sarana utama untuk terhubung dengan teman dan keluarga secara daring. Namun dalam sepuluh tahun terakhir, peran media sosial telah berubah drastis. Platform ini kini lebih menyerupai media hiburan dengan limpahan konten, mulai dari video promosi selebritas, berita aktual, hingga unggahan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Konten personal dari teman atau kerabat kini makin jarang muncul di linimasa. Media sosial perlahan mulai kehilangan aspek “sosial”-nya.

Hal ini diakui langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg. Dalam kesaksiannya di persidangan Federal Trade Commission (FTC), ia mengungkapkan bahwa jumlah pengguna yang aktif membagikan momen pribadi di Facebook mengalami penurunan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Tunjuk Plt Kades Jaga Layanan Desa

“Bahkan jumlah teman baru yang ditambahkan orang-orang pun, saya rasa, ikut menurun,” ujar Zuckerberg. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti seberapa besar penurunan itu, tetapi tren tersebut nyata.

Sheryl Sandberg, mantan Chief Operating Officer Meta, juga pernah menyampaikan kekhawatiran serupa. Ia menyebut bahwa aktivitas berbagi antar teman dan keluarga terus mengalami penurunan seiring waktu. “Jika strategi bisnis tetap bergantung pada koneksi personal, maka perusahaan akan kesulitan dalam menghasilkan pendapatan,” ungkapnya.

Meningkatnya popularitas TikTok menjadi salah satu penyebab utama perubahan ini. Menurut Zuckerberg, banyak pengguna kini menggunakan aplikasi bukan lagi untuk bersosialisasi, melainkan untuk menemukan hal-hal baru. Interaksi justru lebih banyak terjadi antara pengguna dan kreator, bukan antar teman.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 11 Juni 2025, Buruan Klaim Hadiah Sebelum Hangus!

Inilah alasan mengapa Meta meluncurkan fitur seperti Reels dan TikTok Shop dalam aplikasinya. Perusahaan berupaya mempertahankan relevansi dengan mengadopsi pendekatan serupa milik TikTok, termasuk memperkuat algoritma.

“TikTok saat ini masih memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan Facebook atau Instagram. Dan saya tidak senang jika pesaing kami lebih unggul dari kami,” kata Zuckerberg, dikutip dari Ars Technica.

Karena tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi TikTok, Meta kini fokus menyesuaikan platform mereka agar tetap menarik. Langkah ini menjadi penting setelah Facebook mencatat penurunan jumlah pengguna aktif untuk pertama kalinya pada 2022 lalu. (Tim)

Berita Terkait

15 Kode Redeem Free Fire Terbaru 12 Maret 2026, Klaim Skin dan Item Gratis
Kode Redeem FC Mobile 12 Maret 2026 Terbaru, Klaim Koin, Gems, dan Pemain OVR Tinggi
Kode Redeem Kuroko’s Basketball Street Rivals Maret 2026, Klaim Diamond Gratis
Kode Redeem FC Mobile 11 Maret 2026: Klaim Koin, Diamond, dan Pemain OVR 105
Kode Redeem Free Fire 11 Maret 2026: Klaim Skin, Bundle, dan Diamond Gratis
Kode Redeem FC Mobile Terbaru Maret 2026, Ini Daftar dan Cara Klaimnya
Kode Redeem FF Terbaru 10 Maret 2026, Bocoran Evo Gun MP5 dan SG2 Lumut
Daftar Kode Redeem FC Mobile 9 Maret 2026, Klaim Gems dan Icon Gratis
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

15 Kode Redeem Free Fire Terbaru 12 Maret 2026, Klaim Skin dan Item Gratis

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:00 WIB

Kode Redeem Kuroko’s Basketball Street Rivals Maret 2026, Klaim Diamond Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:00 WIB

Kode Redeem FC Mobile 11 Maret 2026: Klaim Koin, Diamond, dan Pemain OVR 105

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:00 WIB

Kode Redeem Free Fire 11 Maret 2026: Klaim Skin, Bundle, dan Diamond Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:00 WIB

Kode Redeem FC Mobile Terbaru Maret 2026, Ini Daftar dan Cara Klaimnya

Berita Terbaru