KLIKINAJA, BUNGO – Kebakaran hebat melanda SPBU Pertamina 24.372.78 di Kampung Punti Luhur, Desa Talang Pantai, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Minggu (14/12/2025) siang. Insiden ini menghanguskan satu unit mobil mini bus dan merusak sebagian fasilitas SPBU, dengan estimasi kerugian mencapai Rp500 juta.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat kendaraan tersebut tengah mengisi BBM jenis Pertalite. Berdasarkan keterangan awal, mesin mobil dan pendingin udara di ketahui masih dalam kondisi menyala ketika pengisian berlangsung.
Petugas menduga percikan api muncul akibat korsleting listrik yang berasal dari kendaraan. Kondisi tersebut di perparah dengan adanya modifikasi pada tangki bahan bakar, di mana lubang pengisian dibuat menjadi dua saluran, sehingga meningkatkan risiko kebakaran.
Api sempat di upayakan di padamkan oleh operator SPBU menggunakan alat pemadam api ringan, dibantu warga sekitar. Namun, kobaran baru berhasil di kendalikan sekitar pukul 12.30 WIB setelah tim pemadam kebakaran Kabupaten Bungo tiba di lokasi bersama personel kepolisian, TNI, dan unsur masyarakat.
Hasil olah tempat kejadian perkara juga menemukan dua galon bekas di dalam kendaraan yang ikut terbakar. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa mobil tersebut di gunakan untuk aktivitas langsir BBM dengan metode yang tidak sesuai standar keselamatan.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan bahwa penyebab kebakaran tidak semata-mata karena kelalaian saat pengisian BBM, tetapi juga akibat praktik berbahaya yang di sengaja.
“Kebakaran ini kuat di duga dipicu oleh modifikasi tangki bahan bakar dan penggunaan wadah tambahan di dalam kendaraan. Ini sangat berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa serta fasilitas umum,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU di Provinsi Jambi agar lebih tegas menerapkan standar operasional prosedur, termasuk menolak pengisian BBM pada kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan keselamatan.(Tim)









