KLIKINAJA – Langkah strategis kembali diambil PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjelang akhir 2025. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang di gelar pada Jumat, 19 Desember 2025, perseroan resmi menunjuk Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari penyegaran struktur pengawasan perusahaan. Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya sosok senior perbankan nasional itu ke Bank Mandiri, institusi yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan kariernya.
Figur Lama dengan Peran Baru
Zulkifli Zaini bukan nama asing di lingkungan Bank Mandiri. Ia tercatat sebagai salah satu bankir yang ikut mengawal pertumbuhan bank pelat merah tersebut sejak masa awal pembentukan.
Sepanjang kariernya, Zulkifli telah menempati berbagai posisi penting, termasuk jabatan Direktur Utama Bank Mandiri pada periode 2010–2013. Pada masa tersebut, perseroan berada dalam fase penguatan fundamental dan konsolidasi bisnis setelah tekanan krisis keuangan global.
Pengalaman memimpin bank dengan aset jumbo di tengah tantangan ekonomi menjadi modal penting bagi Zulkifli dalam menjalankan peran barunya sebagai Komisaris Utama. Fungsi pengawasan, arahan strategis, serta penguatan tata kelola menjadi fokus utama jabatan tersebut.
Jejak Panjang di Industri Keuangan
Setelah menyelesaikan masa tugasnya di Bank Mandiri, Zulkifli melanjutkan kiprah di sektor perbankan nasional. Pada 2015, ia di percaya sebagai komisaris independen di Bank Negara Indonesia (BNI), salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia.
Tak berhenti di situ, Zulkifli juga pernah menduduki posisi komisaris di Bank Permata pada periode 2017 hingga 2019. Peran tersebut memperkaya perspektifnya dalam mengawasi perbankan dengan karakter bisnis yang berbeda.
Kombinasi pengalaman di berbagai bank besar menjadikan Zulkifli di kenal sebagai bankir dengan pemahaman komprehensif, baik dari sisi operasional maupun tata kelola perusahaan.
Memimpin PLN dan Agenda Transformasi
Pada 2019, Zulkifli mendapat kepercayaan lebih besar dengan di tunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero). Di perusahaan listrik negara tersebut, ia memimpin sejumlah agenda transformasi strategis.
Selama masa kepemimpinannya, PLN fokus pada pembenahan tata kelola, peningkatan efisiensi operasional, serta penyesuaian arah bisnis seiring agenda transisi energi nasional. Pengalaman memimpin BUMN strategis lintas sektor ini memperluas wawasan Zulkifli dalam mengelola organisasi berskala besar.
Pemegang saham menyetujui pengangkatan M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Wakil Komisaris Utama. Ia menggantikan posisi Zainudin Amali yang sebelumnya menjabat.
Sementara itu, B. Bintoro Kunto Pardewo di tetapkan sebagai Komisaris Independen. Dengan penambahan ini, struktur dewan komisaris Bank Mandiri di harapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan strategis.
Dengan komposisi pengurus baru tersebut, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola dan kesinambungan strategi bisnis. Kehadiran Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama di harapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan serta menjaga stabilitas kinerja perseroan di tengah di namika ekonomi ke depan.(Tim)









