Cuaca Ekstrem Ancam Indonesia Selama Libur Nataru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia pada 22–25 Desember 2025.

BMKG mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Informasi prakiraan cuaca di nilai krusial untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.

Kondisi laut yang hangat meningkatkan penguapan dan suplai uap air ke atmosfer. Situasi ini mendukung pembentukan awan hujan dengan intensitas lebih tinggi di berbagai wilayah.

Selain itu, fenomena La Nina lemah masih berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur. Dampak La Nina ini membuat potensi hujan lebih sering dan merata di bandingkan kondisi normal.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Komisi Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua

BMKG juga mencatat adanya perbedaan tekanan udara yang cukup besar antara wilayah Gushi dan Hongkong

Bibit Siklon Tropis 93S Berpotensi Menguat

BMKG turut memantau Bibit Siklon Tropis 93S yang terdeteksi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Sistem ini memiliki tekanan pusat sekitar 1005 hPa dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan bergerak ke arah barat daya.

BMKG menilai peluang sistem tersebut berkembang menjadi siklon tropis berada pada kategori tinggi. Dalam 72 jam ke depan, bibit siklon ini di perkirakan dapat menguat hingga kategori dua dengan kecepatan angin mencapai sekitar 60 knot atau setara 110 km/jam, sehingga berpotensi memengaruhi pola cuaca di wilayah sekitarnya.

Wilayah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

Secara umum, cuaca di Indonesia selama 22–25 Desember 2025 diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Baca Juga :  Disdik Kota Jambi Percepat Revitalisasi Sekolah Rusak

Potensi hujan juga mencakup Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, seluruh wilayah Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta Papua dan wilayah pemekarannya.

BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku.(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Terapkan WFH ASN Usai Lebaran untuk Hemat BBM
58 ASN Dipecat, Pemerintah Perketat Pembersihan KKN di Birokrasi
Jadwal Masuk Kerja PNS 2026 Usai Lebaran dan Skema WFA
Jadwal Masuk Kerja Usai Lebaran 2026, ASN dan Swasta WFA 3 Hari
Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat
Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global
Idul Fitri 2026 Ditetapkan 21 Maret, Hilal Tak Terlihat
Cari Lokasi Salat Idulfitri 1447 H Kini Lebih Mudah Secara Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 11:00 WIB

58 ASN Dipecat, Pemerintah Perketat Pembersihan KKN di Birokrasi

Senin, 23 Maret 2026 - 10:00 WIB

Jadwal Masuk Kerja PNS 2026 Usai Lebaran dan Skema WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:09 WIB

Jadwal Masuk Kerja Usai Lebaran 2026, ASN dan Swasta WFA 3 Hari

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:00 WIB

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:37 WIB

Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global

Berita Terbaru

Game

Kode Redeem FF Max 23 Maret 2026 dan Event THR Lebaran

Senin, 23 Mar 2026 - 18:50 WIB