Normalisasi Batang Merao Jadi Sorotan, Warga : Kita Butuh, Tapi Tak Ingin Proyek Asal Jadi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Proyek normalisasi Sungai Batang Merao yang membentang dari Kabupaten Kerinci hingga Kota Sungai Penuh kembali menyita perhatian publik.

Warga mengakui penataan sungai ini sangat di butuhkan, terutama untuk menekan ancaman banjir yang rutin menghantui permukiman saat musim hujan tiba. Namun di balik urgensi tersebut, kualitas pengerjaan di lapangan dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.

Pantauan di sejumlah lokasi menunjukkan hasil pekerjaan yang belum merata. Ada bagian sungai yang telah di keruk dan di lebarkan, tetapi di sisi lain masih tampak dangkal dengan lebar alur yang berubah-ubah. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya soal keseriusan dan standar pelaksanaan proyek.

Proyek Dinilai Penting, Tapi Jangan Setengah-Setengah

Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, normalisasi Batang Merao adalah kebutuhan mendesak. Rusli, salah seorang warga, menyebut air sungai kerap cepat meluap setiap kali hujan deras mengguyur. Ia berharap pekerjaan ini benar-benar memberi rasa aman bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wako Alfin Apresiasi Santunan 350 Anak Yatim oleh Yayasan Baiturahman

Meski demikian, Rusli mengingatkan agar proyek tersebut tidak sekadar menjadi ajang mencari keuntungan. Menurutnya, warga tidak ingin hasil normalisasi hanya tampak bagus di sebagian titik, sementara bagian lain di biarkan apa adanya. Pekerjaan yang setengah-setengah justru di khawatirkan menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Pengawasan Lapangan Jadi Tuntutan Warga

Keluhan juga datang dari warga yang melihat sisa material galian masih menumpuk di tikungan sungai dan kawasan padat penduduk. Endapan lumpur yang tidak segera di bersihkan di nilai berpotensi menghambat aliran air saat debit meningkat. Jika di biarkan, tujuan utama normalisasi untuk mengurangi risiko banjir bisa tidak tercapai.

Baca Juga :  Seluruh Desa di Kota Sungai Penuh Ditargetkan Miliki TPS3R Akhir 2025

Selain persoalan teknis, lemahnya pengawasan turut menjadi sorotan. Warga meminta pihak balai terkait tidak hanya mengandalkan laporan administrasi, tetapi benar-benar turun langsung ke lapangan. Seorang tokoh masyarakat menilai kondisi di lapangan kerap berbeda dengan laporan tertulis yang disampaikan.

Ketiadaan papan informasi proyek di beberapa titik juga menambah kegelisahan warga. Tanpa informasi mengenai nilai kontrak, target pekerjaan, dan masa pelaksanaan, masyarakat merasa kesulitan ikut mengawasi jalannya proyek. Mereka berharap keterbukaan menjadi bagian dari upaya memastikan normalisasi Batang Merao berjalan sesuai harapan.(Tim)

Berita Terkait

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah
Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan
Kecelakaan Libatkan Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, Lima Orang Alami Luka Ringan
Dishub Sungai Penuh Buka Call Center Mudik Lebaran 2026
Persiapan Sholat Idulfitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:00 WIB

Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:00 WIB

Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Antam Ambles Sepekan, Turun Rp 104 Ribu

Minggu, 22 Mar 2026 - 10:00 WIB

Bisnis

Link DANA Kaget Terbaru Hari Ini Viral, Begini Cara Klaimnya

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi

Daerah

Tarif Parkir Wisata Jambi Diminta Wajar Saat Libur Lebaran

Minggu, 22 Mar 2026 - 08:14 WIB