Antrean Coretax Membludak, ASN Sungai Penuh Berjuang Lawan Tenggat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Halaman Kantor Pajak Pratama Sungai Penuh, Selasa (30/12/2025) berubah menjadi titik kumpul ribuan aparatur sipil negara. Sejak langit masih gelap, pegawai dari Kerinci hingga Kota Sungai Penuh berdatangan, membawa satu kepentingan mendesak: mengaktifkan akun pajak Coretax sebelum batas waktu berakhir.

Beberapa di antara mereka mengaku sudah meninggalkan rumah sekitar pukul lima pagi. Harapannya sederhana, tiba lebih awal agar bisa langsung dilayani. Namun kenyataan berkata lain. Banyak ASN yang bahkan datang sebelum pukul enam justru harus berbalik arah karena kuota pelayanan telah penuh.

Gelombang ini tak mengenal status. PNS, PPPK, hingga PPPK Paruh Waktu bercampur dalam antrean panjang yang mengular. Tenggat 30 Desember menjadi tekanan tersendiri, karena aktivasi Coretax berkaitan langsung dengan kewajiban administrasi pajak dan kelengkapan kepegawaian yang tak bisa di tunda.

Baca Juga :  Tiga Pegawai Sungai Penuh Diberhentikan, Ini Kata Wako Alfin

Kuota Pelayanan Tak Seimbang dengan Jumlah Pemohon

Nada kecewa terdengar di berbagai sudut antrean. Seorang ASN bercerita, ia rela meninggalkan pekerjaan dan menempuh perjalanan jauh, namun tak kunjung mendapatkan kesempatan layanan. Raut letih dan keluhan serupa terus bermunculan seiring matahari meninggi.

Situasi di sekitar kantor pajak pun ikut terdampak. Arus lalu lintas di kawasan Desa Baru tersendat sejak pagi akibat kendaraan yang parkir di bahu jalan. Warga sekitar terpaksa menyesuaikan aktivitas harian karena kemacetan berlangsung hingga siang hari.

Pihak kantor pajak mengakui keterbatasan kapasitas pelayanan. Dalam sehari, jumlah wajib pajak yang bisa di layani hanya berkisar 150 hingga 200 orang. Angka itu jelas tak sebanding dengan lonjakan ASN yang datang bersamaan menjelang penutupan tahun.

Baca Juga :  Kejari Sungai Penuh Geledah Kantor Damkar, Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Anggaran

Tekanan waktu membuat suasana kian tegang. Bagi ASN, Coretax bukan sekadar akun digital, melainkan pintu masuk ke berbagai kewajiban pelaporan yang berpengaruh langsung pada status administrasi mereka.

Di tengah kondisi yang padat dan melelahkan, harapan pun di arahkan kepada pemangku kebijakan. Penambahan kuota, perpanjangan masa aktivasi, hingga penguatan layanan daring di nilai menjadi jalan keluar agar antrean fisik tak terus berulang setiap akhir tahun.

Hingga sore hari, kerumunan belum sepenuhnya terurai. Kantor pajak masih dipadati ASN yang berpacu dengan waktu. Tanpa langkah adaptif dan sistem yang lebih fleksibel, pemandangan serupa di khawatirkan kembali terulang di masa mendatang.(Tim)

Berita Terkait

128 Warga Binaan Rutan Sungai Penuh Terima Remisi Idul Fitri 2026, Didominasi Kasus Narkotika
Usulan Ganti Nama Kota Sungai Penuh Jadi Kota Kerinci Tuai Pro dan Kontra
Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Halal Bihalal Gubernur Jambi di Bangko
DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran
Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga
Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:00 WIB

128 Warga Binaan Rutan Sungai Penuh Terima Remisi Idul Fitri 2026, Didominasi Kasus Narkotika

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:14 WIB

Usulan Ganti Nama Kota Sungai Penuh Jadi Kota Kerinci Tuai Pro dan Kontra

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Halal Bihalal Gubernur Jambi di Bangko

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga

Berita Terbaru