Denting Besi dari Koto Padang, Desa Parang yang Menghidupi Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Di sudut barat Kota Sungai Penuh, tepatnya di Desa Koto Padang, suara palu yang beradu dengan besi masih menjadi irama harian.

Sejak lama, desa ini di kenal sebagai kampung pandai besi, tempat lahirnya parang, golok, dan alat pertanian yang di gunakan hingga ke berbagai daerah di Jambi.

Keahlian menempa besi tumbuh bersama kehidupan warga. Dari tungku sederhana dan bara api, para perajin membentuk bilah parang dengan ketelitian tinggi. Cara kerja manual tetap di pertahankan karena di yakini memberi kekuatan dan karakter khas pada setiap produk yang di hasilkan.

Aktivitas ini bukan pekerjaan sambilan. Puluhan perajin aktif menggantungkan penghasilan dari bengkel-bengkel kecil di halaman rumah mereka. Dari sanalah roda ekonomi desa berputar, menghidupi keluarga sekaligus menjaga warisan leluhur.

Baca Juga :  Cara Membuat CV yang Menarik dan Profesional untuk Dilirik HRD

Ekonomi Desa, Dukungan, dan Tantangan Regenerasi

Hasil produksi pandai besi Koto Padang tidak hanya beredar di pasar lokal. Parang dan alat besi buatan desa ini telah menembus pasar luar daerah, menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak warga. Nilai jualnya bervariasi, tergantung ukuran, tingkat kesulitan, dan detail pengerjaan.

Seiring waktu, berbagai pihak mulai melirik potensi tersebut. Program pembinaan UMKM, bantuan peralatan, hingga pelatihan efisiensi produksi perlahan masuk ke desa. Dukungan ini membantu perajin meningkatkan kualitas tanpa meninggalkan ciri tradisional yang menjadi kekuatan utama mereka.

Meski demikian, tantangan besar masih membayangi. Regenerasi menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Tidak semua anak muda tertarik melanjutkan profesi orang tua mereka, sehingga sebagian perajin mulai khawatir tradisi ini perlahan kehilangan penerus.

Baca Juga :  Sanly Liu Raih Mahkota Miss Universe Indonesia 2025

Di tengah keterbatasan itu, secercah harapan muncul dari berbagai inovasi. Beberapa pandai besi Koto Padang bahkan berhasil mencatat prestasi di tingkat provinsi lewat pengembangan alat dan mesin tempa sederhana. Desa ini juga mulai di arahkan menjadi kampung wisata edukasi, membuka ruang bagi pengunjung untuk menyaksikan langsung proses pembuatan parang.

Upaya tersebut memberi napas baru bagi Koto Padang. Denting besi bukan hanya tanda kerja, tetapi juga simbol ketahanan tradisi yang terus berusaha bertahan di tengah perubahan zaman.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026
Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh
Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
BMKG Prediksi Hujan di Jambi Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Lebat
Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan
Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah
Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:26 WIB

Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan di Jambi Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Lebat

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan

Berita Terbaru

Kesehatan

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Sabtu, 21 Mar 2026 - 13:00 WIB

Bisnis

Harga Emas Antam 21 Maret 2026 Stabil di Rp2,89 Juta

Sabtu, 21 Mar 2026 - 12:00 WIB

Game

Kode Redeem FC Mobile 21 Maret 2026, Klaim Gems Gratis

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:00 WIB

Bisnis

Link DANA Kaget Lebaran 2026, Cara Klaim Saldo Gratis

Sabtu, 21 Mar 2026 - 09:00 WIB