Sekolah Rakyat Mulai Dibangun, Pemkot Jambi Taruh Harapan Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, JAMBI – Program Sekolah Rakyat mulai bergerak nyata di Provinsi Jambi. Memasuki 2025, proyek pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera tersebut telah masuk tahap awal pembangunan di dua wilayah yang telah di tetapkan pemerintah pusat.

Dua lokasi yang di pilih berada di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Program ini menjadi bagian dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat miskin ekstrem, terutama keluarga pada desil terbawah.

Pembangunan Dua Lokasi Masuk Tahap Awal, Target Operasi Juni 2026

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah kota telah berjalan sesuai rencana. Kontrak pekerjaan dengan Kementerian PUPR rampung pada akhir November 2025, sementara saat ini aktivitas di lapangan di fokuskan pada pembersihan lahan dan penyesuaian tapak bangunan.

Ia menjelaskan, proses pembangunan di targetkan selesai dalam waktu enam bulan. Penjadwalan tersebut di sesuaikan dengan agenda penerimaan peserta didik baru yang direncanakan berlangsung pertengahan tahun.

Baca Juga :  Zulkifli Hasan Kunjungi Jambi, Ini Agenda Kegiatannya

Jika tidak ada kendala berarti, sekolah sudah bisa di fungsikan pada Juni 2026 bersamaan dengan di mulainya rekrutmen siswa secara penuh.

Rekrutmen Siswa Lebih Dulu Jalan, Konsep Asrama Jadi Pembeda

Menariknya, proses seleksi siswa tidak menunggu bangunan selesai. Pemerintah Kota Jambi telah lebih dulu menjaring 100 anak dari keluarga kurang mampu. Saat ini, mereka menjalani pendidikan sementara di Alyatama Jambi sebagai bagian dari tahap transisi.

Sekolah Rakyat di rancang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Setiap jenjang akan memiliki tiga rombongan belajar dengan sistem pendidikan berasrama. Model ini di pilih agar pembinaan akademik dan karakter berjalan beriringan, sekaligus memastikan siswa mendapat pendampingan penuh dalam keseharian.

Wali Kota Jambi Maulana menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi strategi jangka panjang memutus mata rantai kemiskinan. Menurutnya, satu anak yang berhasil meningkatkan taraf hidup akan membawa dampak langsung bagi keluarga di belakangnya.

Baca Juga :  Satpol PP Sungai Penuh Razia Kafe Remang-Remang, Jaga Ketertiban Selama Ramadhan

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkot Jambi juga menyiapkan perlengkapan sekolah secara lengkap. Sepatu dan delapan jenis seragam di sediakan agar seluruh siswa memiliki standar yang sama, sekaligus menanamkan disiplin dan rasa percaya diri sejak dini.

Kendaraan Dinas Listrik, Pemkot Jambi Hitung Efisiensi Anggaran

Di luar sektor pendidikan, Pemkot Jambi juga mengkaji langkah transisi kendaraan dinas berbahan bakar fosil ke mobil listrik. Maulana menyebut kajian di lakukan secara menyeluruh, termasuk mempertimbangkan skema sewa maupun opsi lain yang paling menguntungkan secara anggaran.

Langkah ini di arahkan untuk menekan biaya BBM dan perawatan kendaraan. Armada lama yang di nilai tidak lagi efisien berpeluang di lelang sebagai sumber pendapatan daerah.

Kota Jambi sendiri telah lebih dulu mengoperasikan tiga bus listrik dan tiga angkot listrik feeder. Hingga awal Januari 2026, layanan tersebut masih di gratiskan sambil menunggu evaluasi respons masyarakat sebelum penguatan anggaran melalui APBD Perubahan 2026.(Tim)

Berita Terkait

DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran
Tarif Parkir Telun Berasap Disorot, Ini Penjelasan Kadishub Kerinci
Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga
Wisata Agam Siap Dikunjungi Saat Lebaran 2026, Ini 5 Lokasinya
Gubernur Al Haris Kunjungi RSUD Saat Lebaran, Pastikan Layanan Tetap Prima
Tarif Parkir Wisata Jambi Diminta Wajar Saat Libur Lebaran
Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga
Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 - 15:00 WIB

Tarif Parkir Telun Berasap Disorot, Ini Penjelasan Kadishub Kerinci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:00 WIB

Wisata Agam Siap Dikunjungi Saat Lebaran 2026, Ini 5 Lokasinya

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Al Haris Kunjungi RSUD Saat Lebaran, Pastikan Layanan Tetap Prima

Berita Terbaru

Game

Kode Redeem FF Max 23 Maret 2026 dan Event THR Lebaran

Senin, 23 Mar 2026 - 18:50 WIB