KLIKINAJA, JAMBI – Arus penumpang di Bandara Sultan Thaha Jambi mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hingga memasuki awal Januari, jumlah pengguna jasa penerbangan meningkat 2,6 persen di bandingkan periode libur yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini berjalan seiring dengan membaiknya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara sebagai pilihan perjalanan jarak menengah dan jauh.
Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa geliat penumpang mulai terasa sejak pertengahan Desember. “Pada hari-hari awal libur Nataru, pertumbuhan masih berada di level terbatas, namun grafiknya terus menanjak seiring meningkatnya aktivitas bepergian masyarakat,” ujarnya.
Ardon menyebut, lonjakan paling terasa terjadi mendekati pergantian tahun hingga pekan pertama Januari. “Per 4 Januari 2026, realisasi pertumbuhan penumpang tercatat mencapai 2,6 persen, melampaui capaian awal yang hanya berada di kisaran 1,5 persen,” sebutnya.
71 Ribu Penumpang Dilayani, Operasional Tetap Terkendali
Selama periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani sekitar 71 ribu penumpang dari berbagai rute domestik. Angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas, baik untuk kepentingan liburan keluarga, mudik akhir tahun, maupun perjalanan kerja yang tertunda sebelumnya.
Di sisi lain, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan meski tidak terlalu signifikan. Manajemen bandara menilai kondisi ini menunjukkan keseimbangan antara permintaan penumpang dan kapasitas penerbangan yang tersedia.
Seluruh aktivitas operasional berjalan lancar tanpa gangguan berarti, dengan pengawasan keselamatan dan pelayanan tetap menjadi prioritas utama.
Stabilnya operasional selama periode libur panjang menjadi indikator bahwa kesiapan infrastruktur dan sumber daya bandara mampu mengimbangi lonjakan musiman. Hal ini turut memberi rasa aman dan nyaman bagi penumpang yang melakukan perjalanan udara di penghujung dan awal tahun.
Bandara Jambi Masuk Tiga Besar Pertumbuhan di Sumatra
Ardon juga memaparkan bahwa secara nasional, angkutan udara pada masa Nataru 2025–2026 tumbuh sekitar 4 persen di bandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini di pengaruhi oleh tingginya minat masyarakat bepergian antardaerah, terutama menuju destinasi wisata dan kampung halaman.
Di wilayah Sumatra, khususnya dalam cakupan Regen 3 Sumatra, hanya tiga bandara yang mencatatkan pertumbuhan penumpang secara tahunan. Bandara Kualanamu mencatat kenaikan sekitar 1,9 persen, Bandara Sultan Thaha Jambi tumbuh 2,6 persen, sementara Bandara Internasional Minangkabau menjadi yang tertinggi dengan kenaikan sekitar 4 persen.
Capaian tersebut dipandang sebagai sinyal sehat bagi sektor transportasi udara di Provinsi Jambi. Manajemen Bandara Sultan Thaha Jambi memastikan akan terus memperkuat kualitas layanan, kesiapan operasional, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadapi potensi lonjakan penumpang pada musim libur berikutnya.(Tim)









