Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kayu Aro, Ini Penjelasan Kapolsek Kayu Aro

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Suasana siang yang semula berjalan seperti biasa di Desa Patok Empat, Kecamatan Kayu Aro Barat, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Seorang perempuan berinisial K (61) menemukan suaminya telah meninggal dunia di kamar rumah mereka sendiri, tak lama setelah ia pulang dari kegiatan warga.

Korban di ketahui berinisial S (56), yang akrab di sapa Pak N oleh masyarakat sekitar. Ia di temukan dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon. Peristiwa itu segera di laporkan ke aparat kepolisian setempat dan memicu kedatangan warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.

Kapolsek Kayu Aro membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa begitu menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan pemeriksaan awal.

Baca Juga :  Stok Blangko KTP-el di Kerinci Kembali Aman, Pelayanan Dipastikan Lancar Hingga 2025

“Anggota kami segera turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pengamatan dan keterangan awal saksi, tidak di temukan tanda-tanda kekerasan ataupun keterlibatan pihak lain,” ujar Kapolsek Kayu Aro dalam keterangannya.

Pihak kepolisian juga mengamankan lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus menggali keterangan dari keluarga dan warga sekitar guna mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.

Polisi: Dugaan Tekanan Ekonomi Jadi Latar Belakang

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, Kapolsek Kayu Aro menyebut korban diduga mengalami tekanan berat dalam beberapa waktu terakhir. Informasi tersebut di peroleh dari keterangan keluarga dekat dan lingkungan sekitar korban.

Baca Juga :  Puting Beliung dan Banjir Bandang Hantam Gunung Tujuh Kerinci, Rumah Warga Terendam

“Dari keterangan yang kami terima, korban sehari-hari bekerja sebagai petani. Ada dugaan beban ekonomi yang cukup berat di alami korban, meski hal ini masih sebatas informasi awal dari keluarga,” kata Kapolsek.

Meski kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga dan menimbulkan suasana haru, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian itu sebagai musibah. Keluarga korban juga menolak di lakukan visum maupun autopsi, serta telah menyampaikan pernyataan tertulis kepada kepolisian.

“Kami menghormati keputusan keluarga. Setelah administrasi selesai, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan,” tutup Kapolsek Kayu Aro.(Tim)

Berita Terkait

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan
Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight
TPID Kerinci Sidak Harga Pangan di Pasar Jujun, Stok Dipastikan Aman
Layanan Kesehatan Lebaran 2026 di Kerinci Siaga Penuh 24 Jam
Pemkab Kerinci Aktifkan Satgas Sampah Jelang Lebaran 1447 H
Pemudik Diminta Waspada, Ini Jalur Rawan Longsor di Kerinci
DPRD Kerinci, Ingatkan Tarif Parkir di Objektif Wisata Kerinci Harus Sesuai Perda
Mobil Grand Max Masuk Jurang di Jalan Buntu Muara Emat, Diduga Bawa Pasokan MBG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:00 WIB

TPID Kerinci Sidak Harga Pangan di Pasar Jujun, Stok Dipastikan Aman

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:00 WIB

Layanan Kesehatan Lebaran 2026 di Kerinci Siaga Penuh 24 Jam

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:00 WIB

Pemkab Kerinci Aktifkan Satgas Sampah Jelang Lebaran 1447 H

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB