KLIKINAJA – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Perhubungan terus menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut di lakukan dengan mengoptimalkan pemungutan retribusi dari berbagai sektor yang di nilai memiliki potensi ekonomi menjanjikan.
Kepala Dinas Perhubungan Tanjabtim, Taufik Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang memetakan dan menelusuri sejumlah sumber retribusi baru yang berpeluang memberikan tambahan signifikan bagi kas daerah. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah retribusi labuh tambat bagi angkutan air yang beroperasi dan bersandar di wilayah pengawasan Dishub.
Menurut Taufik, potensi dari sektor labuh tambat sebenarnya cukup besar, namun realisasi penarikannya belum optimal. Hal tersebut di pengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari sistem pengelolaan hingga pengawasan di lapangan yang masih perlu di perkuat. Ke depan, Dinas Perhubungan berkomitmen melakukan pembenahan secara menyeluruh agar potensi pendapatan tidak terbuang sia-sia.
Tak hanya itu, Dinas Perhubungan Tanjabtim juga tengah mengkaji sejumlah potensi retribusi lain yang selama ini belum tergarap. Proses kajian tersebut di lakukan secara hati-hati dengan tetap berpedoman pada regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Pengelolaan potensi PAD akan kami lakukan secara bertahap dan terukur, agar tetap sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah,” kata Taufik.
Ia menambahkan, keberhasilan peningkatan PAD tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Di perlukan kerja sama dan sinergi yang kuat antar perangkat daerah serta dukungan dari instansi terkait agar seluruh program dapat berjalan efektif.









