Cadangan Devisa Mei 2025 Tembus Rp2.470 Triliun, Tetap Stabil dan Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cadangan devisa Indonesia yang meningkat (Foto: Dokumentasi BI)

Ilustrasi cadangan devisa Indonesia yang meningkat (Foto: Dokumentasi BI)

Britainaja, Jakarta – Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Mei 2025 mencapai USD152,5 miliar atau sekitar Rp2.470,5 triliun. Angka ini mencerminkan stabilitas keuangan eksternal Indonesia yang tetap terjaga di tengah dinamika global. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya pada Selasa (10/6/2025).

Jika dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2025 yang sebesar USD152,47 miliar, terjadi peningkatan tipis. Meski demikian, menurut Denny, posisi ini tetap mencerminkan kondisi cadangan devisa yang tinggi dan stabil.

“Artinya posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat dan memberikan dukungan bagi stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya.

Denny menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa pada Mei 2025 terutama berasal dari penerimaan pajak dan jasa serta penerimaan devisa dari sektor migas. Kenaikan ini terjadi di tengah kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kerinci Amankan Pemuda Bawa Sabu Hampir 24 Gram

Secara teknis, posisi cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 6,4 bulan impor barang dan jasa, atau 6,2 bulan impor jika ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ini jauh melampaui standar kecukupan internasional yang hanya sekitar tiga bulan impor.

“Cadangan devisa kita berada di level yang sangat memadai bahkan jauh di atas standar internasional,” ungkap Denny.

Bank Indonesia menilai posisi ini menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan sektor eksternal, sekaligus menjaga kestabilan makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Baca Juga :  Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru

Melihat situasi ke depan, BI optimistis cadangan devisa akan tetap memadai. Keyakinan ini didukung oleh prospek ekspor yang tetap solid, serta neraca transaksi modal dan finansial yang diperkirakan akan terus mencatat surplus.

Denny juga menambahkan bahwa sentimen positif investor terhadap perekonomian Indonesia turut mendorong aliran modal asing. Imbal dari hasil investasi yang kompetitif di pasar domestik menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor global.

“Bank Indonesia terus memperkuat sinergitas dengan pemerintah dalam hal menjaga ketahanan eksternal, guna untuk mendukung stabilitas perekonomian nasional,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB, Proses Makin Praktis
Cara Daftar SPPI Kopdes Merah Putih 2026 Lengkap Syarat dan Jadwal
Kemenag Pantau Hilal di 117 Titik, Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 H
BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Terasa Lebih Panas Saat Pancaroba
Pemerintah Larang Siswa SD–SMA Gunakan Chatbot AI untuk Belajar
Bolehkah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Cara Membersihkannya dengan Benar
Persiapan CPNS 2026 Dimulai, Ini Jadwal Perkiraan, Syarat, dan Cara Daftar
Prabowo Instruksikan THR Lebaran 2026 Cair Tepat Waktu, Ojol Dapat Bonus
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:00 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB, Proses Makin Praktis

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:00 WIB

Cara Daftar SPPI Kopdes Merah Putih 2026 Lengkap Syarat dan Jadwal

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:00 WIB

Kemenag Pantau Hilal di 117 Titik, Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 00:00 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Terasa Lebih Panas Saat Pancaroba

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:00 WIB

Pemerintah Larang Siswa SD–SMA Gunakan Chatbot AI untuk Belajar

Berita Terbaru

Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan.

Nasional

Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB, Proses Makin Praktis

Rabu, 18 Mar 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi

Daerah

Dishub Sungai Penuh Buka Call Center Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 19:00 WIB