KLIKINAJA – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Anggota DPR RI Komisi XII, Syarif Fasha, turun langsung memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Senin (2/3/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada pengecekan stok, distribusi, serta kepatuhan harga di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Dalam agenda pengawasan itu, Fasha di dampingi Wakil Bupati Kerinci, Murison, serta Ketua DPD Partai NasDem Kota Sungai Penuh, Dahkir Yahya. Mereka melakukan inspeksi mendadak guna memastikan pasokan, khususnya Pertalite, tetap tersedia menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
Rombongan mengecek langsung tangki penyimpanan, distribusi harian, hingga kondisi antrean kendaraan. Pengawasan juga di arahkan untuk mencegah potensi penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.
Dari hasil pantauan di lapangan, stok BBM jenis Pertalite dan beberapa varian lainnya dilaporkan dalam kondisi mencukupi. Antrean kendaraan masih terpantau normal dan distribusi berjalan sesuai mekanisme.
“Kami ingin memastikan suplai BBM benar-benar aman menjelang puncak arus mudik. Jangan sampai masyarakat kesulitan saat kebutuhan meningkat,” ujar Fasha saat berdialog dengan pengelola SPBU.
Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Stabilitas Energi
Wakil Bupati Kerinci, Murison, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di momen Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan perjalanan.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor telah di perkuat agar distribusi BBM tetap terkendali. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait supaya pasokan tetap lancar dan masyarakat bisa beribadah serta merayakan Lebaran dengan tenang,” katanya.
Sementara itu, Dahkir Yahya menilai pengawasan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, sinergi antara pengelola SPBU, pemerintah daerah, serta aparat pengawas harus berjalan beriringan agar tidak muncul gejolak di tengah masyarakat.
“Stabilitas pasokan energi berpengaruh langsung pada aktivitas ekonomi dan kelancaran perjalanan mudik. Itu sebabnya pengawasan harus di perketat,” ucap Dahkir.
Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi energi, Syarif Fasha menyebut kegiatan ini bagian dari fungsi kontrol DPR RI agar distribusi energi tepat sasaran hingga ke daerah. Ia juga mengingatkan pengelola SPBU untuk tetap mematuhi aturan distribusi dan menjaga kualitas pelayanan.
Pengawasan menjelang Idulfitri menjadi langkah antisipatif agar situasi tetap kondusif. Dengan ketersediaan BBM yang terjaga, arus mudik dan aktivitas masyarakat di Kerinci maupun Sungai Penuh di harapkan berlangsung lancar tanpa hambatan pasokan energi.(Tim)









