KLIKINAJA – Pemerintah Kota Jambi memastikan pelantikan jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang akan di laksanakan pada 16 Maret 2026. Jadwal tersebut di pilih agar masa jabatan direksi lama langsung tersambung dengan kepemimpinan baru tanpa jeda.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa proses pelantikan tidak boleh melewati batas waktu berakhirnya masa jabatan direksi sebelumnya. Pemerintah kota ingin memastikan operasional perusahaan daerah tersebut tetap berjalan normal dan pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terganggu.
Menurut Maulana, keputusan penetapan direksi baru telah melalui tahapan seleksi yang di lakukan oleh panitia seleksi dan telah memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.
“Persetujuan dari Mendagri sudah turun dan telah di teruskan kepada gubernur serta wali kota. Karena itu, tiga jajaran direksi baru sudah kita tetapkan,” ujar Maulana pada Rabu (4/3/2026) kemarin.
Tiga Nama Direksi Baru Hasil Seleksi
Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi dengan nomor PD.01/019/Pansel-2026, tiga nama resmi di tetapkan untuk mengisi posisi direksi di Perumda Air Minum Tirta Mayang.
Arianto, S.T. dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut sebagai Direktur Utama. Sementara posisi Direktur Teknik diisi oleh Eri Suganda, S.T., dan jabatan Direktur Administrasi serta Keuangan di percayakan kepada Andri Susanto, S.Kom.
Ketiganya akan mulai menjalankan tugas setelah prosesi pelantikan resmi di gelar oleh Pemerintah Kota Jambi pada pertengahan Maret mendatang.
Maulana menjelaskan bahwa masa jabatan direktur utama sebelumnya memang berakhir tepat pada tanggal yang sama, yakni 16 Maret 2026. Karena itu, pelantikan direksi baru harus di lakukan pada hari tersebut.
“Sesuai SK, masa tugas dirut lama berakhir 16 Maret 2026. Maka pada tanggal yang sama direksi baru juga harus di lantik. Tidak boleh ada kekosongan jabatan,” tegasnya.
Pelantikan Tetap Digelar Meski Masa WFH
Menariknya, jadwal pelantikan bertepatan dengan masa penerapan kebijakan Work From Home (WFH). Meski begitu, Pemerintah Kota Jambi memastikan agenda tersebut tetap di laksanakan sesuai rencana.
Maulana menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan menjadi alasan untuk menunda proses pelantikan direksi baru.
Bagi pemerintah daerah, keberlanjutan kepemimpinan di perusahaan air minum milik daerah menjadi hal yang krusial. PDAM Tirta Mayang memegang peran penting dalam penyediaan air bersih bagi ribuan pelanggan di Kota Jambi.
Transisi kepemimpinan yang tertata rapi juga di nilai penting untuk menjaga stabilitas manajemen, sekaligus memastikan program kerja perusahaan tetap berjalan sesuai rencana.
Perumda Air Minum Tirta Mayang selama ini menjadi salah satu BUMD strategis milik Pemkot Jambi. Perusahaan tersebut tidak hanya bertanggung jawab menyediakan air bersih bagi masyarakat, tetapi juga di tuntut meningkatkan kualitas layanan, memperluas jaringan distribusi, serta menjaga keberlanjutan sumber air.
Dengan hadirnya jajaran direksi baru, pemerintah kota berharap kinerja perusahaan dapat semakin meningkat. Penguatan manajemen di harapkan mampu mendorong inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.(Tim)









