Warga Batang Hari Diminta Konsultasi ke Disnaker Sebelum Bekerja ke Luar Negeri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KLIKINAJA – Pemerintah daerah di Kabupaten Batang Hari mengingatkan masyarakat yang berencana bekerja ke luar negeri agar tidak langsung menerima tawaran pekerjaan tanpa proses yang jelas. Warga di minta lebih dulu berkonsultasi dengan dinas ketenagakerjaan setempat agar seluruh prosedur berjalan sesuai aturan dan aman.

Imbauan tersebut di sampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Batang Hari, Isah. Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga yang mendaftar untuk bekerja di luar negeri melalui dinas.

Pernyataan itu di sampaikan saat di temui di Muara Bulian, Senin. Menurut Isah, konsultasi sejak awal sangat membantu calon pekerja memahami prosedur yang benar sekaligus menghindari praktik perekrutan ilegal.

“Sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat yang mendaftar melalui dinas untuk bekerja di luar negeri,” ujar Isah.

Disnaker Siap Fasilitasi Calon Pekerja

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan sejumlah program yang bisa di manfaatkan masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan hingga pendampingan proses penempatan melalui jalur resmi.

Baca Juga :  ASN Serbu Bank Jambi Sungai Penuh Usai Isu Dana Nasabah Hilang

Melalui bidang ketenagakerjaan yang ada di dinas, calon pekerja dapat memperoleh berbagai informasi penting. Mulai dari persyaratan administrasi, negara tujuan kerja, hingga perusahaan penyalur tenaga kerja yang telah memiliki izin resmi.

Pendampingan ini bertujuan memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat. Dengan mengikuti prosedur resmi, calon pekerja migran memiliki kepastian hukum serta jaminan perlindungan selama bekerja di luar negeri.

Di berbagai daerah, kasus penipuan terkait tawaran kerja luar negeri masih kerap terjadi. Banyak korban tergiur iming-iming gaji tinggi tanpa memeriksa legalitas perusahaan penyalur. Situasi tersebut menjadi alasan pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan.

Waspadai Tawaran Kerja Tidak Jelas

Disnaker juga meminta masyarakat tidak mudah percaya pada tawaran pekerjaan yang beredar melalui media sosial atau perantara yang tidak memiliki identitas jelas. Tawaran yang menjanjikan proses cepat tanpa dokumen resmi sering kali menjadi indikasi perekrutan ilegal.

Baca Juga :  Keracunan MBG Muaro Jambi, 147 Korban Tercatat Enam Siswa Masih Dirawat

Warga di imbau memastikan seluruh proses di lakukan melalui lembaga penempatan tenaga kerja yang memiliki izin dari pemerintah. Kejelasan prosedur menjadi faktor penting untuk menjamin keselamatan dan hak-hak pekerja.

Persiapan dokumen juga menjadi perhatian utama. Calon pekerja harus memastikan dokumen seperti paspor, visa, serta berkas administrasi lainnya telah lengkap dan sah sebelum keberangkatan.

Diminta Segera Melapor Jika Mengalami Penipuan

Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan atau mengalami kebingungan terkait informasi pekerjaan di luar negeri, dinas membuka ruang pengaduan. Laporan masyarakat akan di tindaklanjuti dengan koordinasi bersama instansi terkait.

“Kami akan membantu berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencarikan solusi,” kata Isah.

Ia berharap masyarakat Batang Hari yang ingin merantau ke luar negeri dapat memanfaatkan jalur resmi agar perjalanan kerja berlangsung aman. Dengan prosedur yang jelas dan dokumen yang lengkap, peluang memperoleh pekerjaan yang layak juga semakin terbuka.(Tim)

Berita Terkait

Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Kota Sungai Penuh, Warga Soroti TPST Renah Kayu Embun
Jalan Andesit di Sungai Penuh Rusak Parah, DPRD Usul Dibongkar
Bupati Merangin M Syukur Pastikan Jalan Perbatasan Tebo Tetap Dibangun 2026
Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar
193 SPBU di Jambi Disiagakan untuk Dukung Mudik Lebaran 2026
Desakan Hentikan Truk Batu Bara Jelang Mudik Lebaran di Jambi
Gubernur Jambi Al Haris Tinjau Pengelolaan Sampah di TPST Renah Kayu Embun
Hujan Deras Picu Banjir di Depan Kampus AMIK Depati Parbo, Kendaraan Sempat Kesulitan Melintas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:00 WIB

Warga Batang Hari Diminta Konsultasi ke Disnaker Sebelum Bekerja ke Luar Negeri

Senin, 9 Maret 2026 - 17:00 WIB

Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Kota Sungai Penuh, Warga Soroti TPST Renah Kayu Embun

Senin, 9 Maret 2026 - 13:00 WIB

Jalan Andesit di Sungai Penuh Rusak Parah, DPRD Usul Dibongkar

Senin, 9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Bupati Merangin M Syukur Pastikan Jalan Perbatasan Tebo Tetap Dibangun 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 09:00 WIB

Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar

Berita Terbaru

Bisnis

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis dengan Mudah dan Aman

Senin, 9 Mar 2026 - 21:00 WIB

Nasional

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Komisioner 

Senin, 9 Mar 2026 - 18:00 WIB