KLIKINAJA – Pemerintah daerah di Kabupaten Kerinci menyiapkan sejumlah posko pelayanan mudik untuk menyambut arus perjalanan masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Langkah ini di lakukan untuk memastikan mobilitas warga selama periode Lebaran berjalan aman dan tertib. Dinas Perhubungan setempat menetapkan tiga lokasi strategis yang akan di fungsikan sebagai pusat pelayanan sekaligus pengawasan lalu lintas bagi pemudik yang melintas di wilayah Kerinci.
Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, Juanda Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh posko akan mulai di aktifkan sejak satu pekan sebelum Lebaran dan tetap beroperasi hingga satu pekan setelah hari raya.
“Kami menyiapkan tiga titik posko mudik yang akan beroperasi mulai H-7 sampai H+7 Lebaran. Tujuannya untuk membantu kelancaran perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Kerinci,” kata Juanda Sasmita.
Posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemantauan arus kendaraan. Petugas juga akan memberikan bantuan informasi perjalanan serta dukungan bagi pemudik yang membutuhkan.
Tiga Titik Posko di Jalur Strategis
Dinas Perhubungan memilih lokasi posko berdasarkan jalur yang paling sering dilalui kendaraan selama musim mudik. Ketiga titik tersebut di nilai memiliki mobilitas tinggi setiap kali arus mudik dan arus balik berlangsung.
Adapun tiga lokasi posko mudik yang di siapkan yakni:
Area sekitar Lapangan PTP Kayu Aro
Wilayah Sanggaran Agung
Kawasan PLTA Muara Imat
Menurut Juanda, titik-titik tersebut berada di jalur yang menjadi akses penting bagi kendaraan dari berbagai daerah yang masuk maupun keluar Kerinci.
“Lokasi posko di pilih karena berada di jalur yang ramai di lalui pemudik. Dengan begitu pengawasan arus lalu lintas bisa di lakukan lebih efektif,” jelasnya.
Penempatan posko di beberapa wilayah juga di harapkan memudahkan koordinasi petugas ketika terjadi kepadatan kendaraan atau kendala di lapangan.
Posko Jadi Tempat Istirahat dan Pusat Informasi Pemudik
Selama masa operasional, posko mudik akan di isi oleh berbagai unsur lintas instansi. Petugas Dinas Perhubungan, aparat kepolisian, tenaga kesehatan hingga unsur terkait lainnya akan terlibat dalam pelayanan tersebut.
Kehadiran tim gabungan ini memungkinkan pemudik mendapatkan bantuan secara cepat, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan kondisi darurat di jalan.
“Posko ini juga dapat di manfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan agar tetap aman di jalan,” ujar Juanda.
Selain menjadi lokasi pemantauan kendaraan, posko juga akan menyediakan informasi kondisi jalur dan situasi lalu lintas bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik.
Upaya Menekan Risiko Kecelakaan Saat Mudik
Musim mudik Lebaran di kenal sebagai periode dengan lonjakan mobilitas kendaraan di berbagai daerah. Jalur lintas antar kabupaten maupun provinsi biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.
Karena itu, keberadaan posko pelayanan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat. Dengan adanya petugas di sejumlah titik strategis, potensi kemacetan hingga kecelakaan di harapkan bisa di tekan.
Di sejumlah daerah, posko mudik juga sering di manfaatkan pemudik untuk beristirahat agar tidak memaksakan diri berkendara saat kelelahan. Faktor kelelahan pengemudi selama perjalanan jarak jauh kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya.
Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap fasilitas ini dapat membantu masyarakat yang pulang kampung merayakan Lebaran bersama keluarga. Dukungan layanan di jalur mudik di harapkan membuat perjalanan lebih aman, nyaman, dan lancar.(Tim)









