KLIKINAJA, SUNGAIPENUH – Musibah kebakaran yang melanda Desa Sungai Jernih pada awal November lalu menghanguskan satu unit rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan lima anggota jiwa. Begitu mendapat laporan, Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama rombongan segera meninjau lokasi kejadian untuk melihat kondisi warga yang terdampak.
Dalam kunjungannya, Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menyerahkan berbagai bentuk bantuan guna meringankan beban korban. Bantuan yang disalurkan meliputi paket makanan, perlengkapan keluarga, paket kesehatan, serta bahan bangunan yang dapat digunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat kebakaran.
Wali Kota Alfin menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap warganya yang sedang menghadapi cobaan. Pemerintah, kata dia, tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dalam aksi nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para korban untuk bangkit kembali dan melanjutkan aktivitas seperti semula,” ujar Alfin.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan pemerintah daerah juga berdialog dengan keluarga terdampak untuk memastikan kebutuhan mendesak mereka terpenuhi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Sungai Penuh dalam memberikan perlindungan sosial dan dukungan moral bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menambahkan, kerja sama lintas instansi sangat penting dalam penanganan bencana seperti ini. Ia juga mengapresiasi respon cepat dari perangkat desa dan masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemadaman dan evakuasi saat kejadian berlangsung.
“Solidaritas warga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan semua bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ungkapnya.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah, diharapkan para korban bisa segera memulihkan kondisi dan menata kembali kehidupan mereka. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau.(Dea)









