KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) kembali menegaskan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Imbauan ini di sampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian hutan konservasi yang memiliki fungsi strategis bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Kawasan TNKS di kenal sebagai salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati di Sumatera. Selain menjadi habitat berbagai flora dan fauna di lindungi, hutan ini juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan tata air, mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor, serta menopang keberlanjutan hidup masyarakat di wilayah sekitarnya.
Kepala Bidang Teknis Konservasi BBTNKS, Delfi Andra, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang berada di Provinsi Jambi mencapai sekitar 360 ribu hektare. Luasan tersebut jauh melampaui kawasan hutan produksi yang secara regulasi memang di perbolehkan untuk di kelola dan di manfaatkan oleh masyarakat.
“Perlu di pahami bersama, kawasan taman nasional tidak dapat di alihfungsikan. Fungsinya murni untuk konservasi, berbeda dengan hutan produksi yang telah di tetapkan untuk pemanfaatan secara terbatas,” ujar Delfi Andra, Senin (19/1/2026).
Namun demikian, Delfi mengakui bahwa hingga kini masih di temukan oknum masyarakat yang memanfaatkan kawasan TNKS seolah-olah merupakan hutan produksi. “Praktik ini di nilai melanggar ketentuan perundang-undangan dan berpotensi merusak ekosistem hutan yang di lindungi,” sebutnya.
Sebagai langkah konkret ke depan, BBTNKS berencana membentuk satuan tugas khusus untuk penertiban kawasan hutan. Satgas ini akan di fokuskan pada upaya pemulihan fungsi kawasan konservasi sekaligus penegakan aturan demi menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Taman Nasional Kerinci Seblat sebagai aset bersama yang memiliki nilai ekologis tinggi dan peran penting bagi keberlangsungan hidup generasi sekarang maupun yang akan datang,” tutupnya.(Tim)









