KLIKINAJA – Kemunculan buaya di sekitar kawasan permukiman membuat warga Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), diliputi rasa cemas. Reptil buas tersebut beberapa kali terlihat berada sangat dekat dengan rumah warga, bahkan naik ke badan jalan.
Salah seorang warga Desa Rantau Rasau II, Ade Remanto, mengungkapkan bahwa penampakan buaya bukan hanya sekali terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, buaya kerap muncul di kanal sekunder atau parit yang berada tepat di depan permukiman.
“Sudah beberapa kali buaya terlihat di parit depan rumah. Kadang-kadang juga naik ke jalan, ini sangat meresahkan,” ujar Ade, belum lama ini.
Menurutnya, kemunculan buaya mulai intens terpantau pascabanjir akibat luapan Sungai Batanghari. Kondisi tersebut membuat anak-anak yang sebelumnya sering bermain dan mandi di kanal kini merasa ketakutan.
“Biasanya anak-anak mandi di parit itu, sekarang mereka tidak berani lagi. Kami berharap ada solusi dari pemerintah untuk menghalau buaya dari desa,” harapnya.
Sementara itu, Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani, membenarkan adanya laporan kemunculan buaya di sejumlah desa. Berdasarkan informasi dari para kepala desa dan warga, buaya jenis senyulong (Tomistoma schlegelii) dalam sepekan terakhir terlihat di tiga wilayah, yakni Desa Bangun Karya, Pematang Mayang, dan Marga Mulya.
Ia menjelaskan, buaya tersebut di duga berpindah habitat atau bermigrasi akibat meluapnya air banjir yang melanda wilayah Tanjabtim. Perubahan kondisi lingkungan dinilai memicu satwa liar keluar dari habitat aslinya dan masuk ke area permukiman.
“Untuk sementara, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama anak-anak, dan tidak mendekati kanal atau parit,” kata Yani.
Namun demikian, ia mengakui bahwa upaya penanganan dan penghalauan buaya bukan berada di kewenangan pemerintah kecamatan. Penanganan satwa di lindungi tersebut menjadi tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Sejauh ini kami hanya bisa melakukan imbauan kepada warga, karena kewenangan penghalauan berada di KKP,” pungkasnya.(Tim)









