Buaya Senyulong Muncul di Permukiman Rantau Rasau, Warga Khawatir Keselamatan Anak-anak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Kemunculan buaya di sekitar kawasan permukiman membuat warga Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), diliputi rasa cemas. Reptil buas tersebut beberapa kali terlihat berada sangat dekat dengan rumah warga, bahkan naik ke badan jalan.

Salah seorang warga Desa Rantau Rasau II, Ade Remanto, mengungkapkan bahwa penampakan buaya bukan hanya sekali terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, buaya kerap muncul di kanal sekunder atau parit yang berada tepat di depan permukiman.

“Sudah beberapa kali buaya terlihat di parit depan rumah. Kadang-kadang juga naik ke jalan, ini sangat meresahkan,” ujar Ade, belum lama ini.

Baca Juga :  Pemkab Tanjabtim Siapkan Excavator Amphibi, Solusi Baru Tangani Banjir Lahan Basah

Menurutnya, kemunculan buaya mulai intens terpantau pascabanjir akibat luapan Sungai Batanghari. Kondisi tersebut membuat anak-anak yang sebelumnya sering bermain dan mandi di kanal kini merasa ketakutan.

“Biasanya anak-anak mandi di parit itu, sekarang mereka tidak berani lagi. Kami berharap ada solusi dari pemerintah untuk menghalau buaya dari desa,” harapnya.

Sementara itu, Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani, membenarkan adanya laporan kemunculan buaya di sejumlah desa. Berdasarkan informasi dari para kepala desa dan warga, buaya jenis senyulong (Tomistoma schlegelii) dalam sepekan terakhir terlihat di tiga wilayah, yakni Desa Bangun Karya, Pematang Mayang, dan Marga Mulya.

Ia menjelaskan, buaya tersebut di duga berpindah habitat atau bermigrasi akibat meluapnya air banjir yang melanda wilayah Tanjabtim. Perubahan kondisi lingkungan dinilai memicu satwa liar keluar dari habitat aslinya dan masuk ke area permukiman.

Baca Juga :  Dana Desa Tanjabtim 2026 Anjlok 63 Persen, Pembangunan Desa Tertekan

“Untuk sementara, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama anak-anak, dan tidak mendekati kanal atau parit,” kata Yani.

Namun demikian, ia mengakui bahwa upaya penanganan dan penghalauan buaya bukan berada di kewenangan pemerintah kecamatan. Penanganan satwa di lindungi tersebut menjadi tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Sejauh ini kami hanya bisa melakukan imbauan kepada warga, karena kewenangan penghalauan berada di KKP,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

Pemkab Tanjabtim Siapkan Excavator Amphibi, Solusi Baru Tangani Banjir Lahan Basah
Bulog Kuala Tungkal Serap 1.984 Ton Gabah Petani Tanjabbar–Tanjabtim
4.350 P3K dan PHTT Tanjabtim Terima Bantuan Zakat Rp350 Ribu Jelang Idulfitri
Dana Desa Tanjabtim 2026 Anjlok 63 Persen, Pembangunan Desa Tertekan
Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan
BKPSDMD Catat 129 ASN Tanjab Timur Pensiun Tahun Ini, Pensiun Dini Mandek
Kuota LPG 3 Kg Diperketat 2026, Pangkalan di Tanjabtim Dibatasi 200 Tabung
Harga Kelapa Anjlok di Tanjabtim, Cuaca Ekstrem Tekan Panen Petani
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:00 WIB

Pemkab Tanjabtim Siapkan Excavator Amphibi, Solusi Baru Tangani Banjir Lahan Basah

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:10 WIB

Bulog Kuala Tungkal Serap 1.984 Ton Gabah Petani Tanjabbar–Tanjabtim

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:00 WIB

4.350 P3K dan PHTT Tanjabtim Terima Bantuan Zakat Rp350 Ribu Jelang Idulfitri

Senin, 23 Februari 2026 - 06:00 WIB

Dana Desa Tanjabtim 2026 Anjlok 63 Persen, Pembangunan Desa Tertekan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:00 WIB

Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB

Kesehatan

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Sabtu, 21 Mar 2026 - 13:00 WIB